Faktor-faktor yang sudah familiar seperti perbedaan kebijakan moneter, penguatan yuan Tiongkok, serta meningkatnya minat terhadap aset berisiko secara global, mendorong minat baru terhadap dolar Australia. Mari kita bahas topik ini serta membuat rencana trading untuk AUD/USD.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- RBA diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya.
- Pasar derivatif bersiap menghadapi tiga tahap pengetatan moneter.
- S&P 500 dan yuan akan menopang penguatan dolar Australia.
- Pertimbangkan buy AUDUSD di atas 0.705.
Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia
Dinamika lama kembali muncul di pasar. Konflik di Timur Tengah telah mengubah lanskap, di mana pemain sebelumnya mulai tertinggal dan pihak yang sebelumnya kurang diunggulkan mengambil alih posisi terdepan. Saat ini, meredanya ketegangan antara AS dan Iran, disertai dimulainya kembali negosiasi serta meningkatnya harapan akan perdamaian, mendorong pelaku pasar untuk kembali pada aset-aset yang mendominasi di awal tahun. Di pasar Forex, perubahan ini membuat dolar Australia kembali menjadi perhatian.
Penguatan AUD/USD pada Januari dan Februari didorong oleh meningkatnya minat global terhadap aset berisiko, yang dipicu oleh ketahanan China terhadap tarif AS serta penguatan yuan, dan juga oleh kebijakan moneter yang lebih ketat dari Reserve Bank of Australia. RBA menaikkan suku bunga acuan sebanyak dua kali, pada Februari dan Maret, di tengah kekhawatiran bahwa kekuatan ekonomi Australia dapat memicu inflasi.
Inflasi di Australia dan Negara Lainnya
Sumber: Bloomberg.
Hasil rapat terbaru RBA menekankan kekhawatiran bahwa inflasi berpotensi tetap berada di atas batas atas kisaran target 2–3%, akibat meningkatnya harga minyak yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah. Bank sentral juga mengindikasikan bahwa inflasi dapat mencapai 5% pada akhir kuartal kedua. Deputi Gubernur Chris Kent menyatakan bahwa kondisi tersebut kemungkinan memerlukan pengetatan kebijakan lanjutan.
Pasar derivatif memperkirakan RBA akan menaikkan suku bunga tiga kali, sehingga suku bunga acuan mencapai 4.85%, level tertinggi sejak krisis keuangan global tahun 2008, dan berpotensi lebih tinggi daripada bank sentral G10 lainnya. Prospek ini meningkatkan kepercayaan pada dolar Australia. Namun demikian, katalis yang diperlukan baru muncul setelah adanya berita mengenai negosiasi AS-Iran, yang memicu lonjakan AUD/USD.
Suku Bunga Bank Sentral
Sumber: Bloomberg.
Meredanya ketegangan di Timur Tengah serta penurunan harga minyak mengurangi risiko inflasi yang tidak terkendali, sehingga menimbulkan keraguan apakah RBA perlu menaikkan suku bunga hingga 4.85%. Bank sentral lainnya juga diperkirakan menghadapi tekanan yang lebih rendah untuk memperketat kebijakan. Sebagai ilustrasi, perkiraan penurunan suku bunga oleh The Fed pada 2026 meningkat signifikan, dengan probabilitas implisit naik dari 12% menjadi 44% setelah berita gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran. Dalam konteks ini, divergensi kebijakan moneter berpotensi mendukung AUD/USD, sebagaimana terjadi pada awal tahun.
Dolar Australia sangat sensitif terhadap kinerja pasar saham AS karena suku bunga Australia yang relatif tinggi. Dolar Australia juga responsif terhadap yuan karena hubungan perdagangan yang kuat dengan China. Dengan tanda-tanda de-eskalasi di Timur Tengah, baik S&P 500 maupun renminbi kemungkinan akan diuntungkan, sehingga memperkuat AUD/USD.
Rencana Trading Mingguan untuk AUDUSD
Negosiasi antara AS dan Iran diperkirakan tidak akan berlangsung lancar, mengingat perbedaan signifikan di antara kedua pihak. Hal ini bisa membuat kenaikan pada AUD/USD menjadi tidak stabil. Namun demikian, tercapainya kesepakatan damai dapat memungkinkan pair ini melanjutkan tren kenaikan. Oleh karena itu, pertimbangkan buy setelah harga stabil di atas 0.705.
Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.











