Sementara pasar mulai pulih dari kabar bahwa Kevin Warsh berpeluang menjadi Ketua The Fed yang baru, dolar AS cenderung stabil. RBA memiliki peluang untuk mendorong AUD/USD bergerak lebih tinggi. Mari kita bahas topik ini dan menyusun rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • RBA mungkin menjadi yang pertama menaikkan suku bunga di 2026.
  • Penguatan dolar Australia terkait dengan ekspektasi pasar.
  • Dolar AS berpotensi stabil.
  • Posisi buy pada AUD/USD dapat dibuka saat koreksi ke level 0.69 dan 0.6865.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia

Apakah RBA siap menaikkan suku bunga acuannya untuk pertama kalinya sejak November 2023? Setelah percepatan inflasi konsumen dan penurunan tingkat pengangguran, pasar futures menunjukkan probabilitas sebesar 73% untuk pengetatan kebijakan moneter. Jika RBA gagal melakukannya, bank sentral berisiko menghadapi gelombang kritik atas ketidakmampuannya mengendalikan inflasi. Pada saat yang sama, hal ini juga akan menimbulkan keraguan terhadap kemampuan AUD/USD untuk kembali melanjutkan tren kenaikannya.

Bank sentral biasanya bergerak seirama dengan The Fed sebagai pemimpinnya. Namun, pada 2026, arah kebijakan para regulator diperkirakan akan mulai menyimpang. Ketika Amerika Serikat kembali memasuki siklus pelonggaran moneter, sebagian besar negara G10 kemungkinan telah mengakhiri siklus tersebut. Pengecualiannya adalah Jepang, Selandia Baru, dan Australia, yang justru diperkirakan akan menaikkan suku bunga.

Suku Bunga Fed dan RBA

LiteFinance: Suku Bunga Fed dan RBA

Sumber: Bloomberg.

Dolar Australia dan dolar Selandia Baru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di antara sesama G10 pada Januari. Lambannya langkah Bank of Japan membuat yen gagal menyusul penguatan tersebut. Hanya berita tentang pilihan Donald Trump atas Kevin Warsh sebagai ketua Fed yang baru yang memungkinkan para pelaku jual AUD/USD untuk melancarkan serangan balik.

Namun, anggapan bahwa mantan pejabat FOMC mendukung kebijakan moneter ketat masih dapat diperdebatkan. Kevin Warsh mungkin pernah dikenal sebagai seorang yang mendukung kebijakan moneter ketat, tetapi kini ia justru menjadi pendukung suku bunga yang lebih rendah dan meyakini bahwa ekonomi yang kuat pun dapat disertai inflasi yang rendah. Pendekatan ini sejalan dengan pandangan Donald Trump. Presiden AS tersebut bahkan sempat berseloroh bahwa ia akan menuntut kandidat pilihannya sendiri jika tidak melonggarkan kebijakan moneter.

Sementara pasar mencerna kabar mengenai Kevin Warsh, dolar AS berpotensi bergerak stabil terhadap mata uang utama dunia. Untuk menggerakkan pasangan mata uang, dibutuhkan katalis di luar AS. Dalam hal ini, pertemuan RBA, di mana bank sentral dapat menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3.85%, merupakan peluang bagus untuk memanfaatkan berita tersebut.

Dolar Australia dan Indeks Harga Komoditas Utama

LiteFinance: Dolar Australia dan Indeks Harga Komoditas Utama

Sumber: Bloomberg.

Belakangan ini, memantau peristiwa di pasar Forex telah menjadi hal yang umum. Donald Trump senang melihat dolar AS melemah. Jepang menggunakan intervensi verbal terhadap yen. ECB khawatir tentang lonjakan euro yang terlalu cepat. RBA juga dapat menyuarakan kekhawatirannya tentang kenaikan dolar Australia, yang melampaui pertumbuhan harga komoditas. Faktanya, kenaikan AUD/USD akan menjaga inflasi tetap terkendali, yang merupakan kabar baik bagi RBA.

Rencana Trading Mingguan untuk AUDUSD

Ada tiga skenario yang mungkin terjadi. Pertama, suku bunga acuan akan tetap tidak berubah, dan retorika RBA juga tidak akan berubah, menyebabkan dolar Australia anjlok. Kedua, pidato Michele Bullock yang agresif dan suku bunga yang tidak berubah akan menjadi alasan untuk buy AUD/USD saat terjadi koreksi dari 0.69 dan 0.6865. Jika kebijakan moneter diperketat, posisi sell dapat dipertimbangkan pada 0.7015 dan 0.7055.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Aussie Kehilangan Momentum Meski Spekulasi Kenaikan Suku Bunga RBA Menguat. Perkiraan untuk 02.02.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat