Perbedaan arah kebijakan moneter antara RBA dan The Fed mulai membantu posisi jual AUD/USD. Ditambah koreksi pada S&P 500 serta berita negatif dari Tiongkok, hal ini memberi tekanan pada dolar Australia. Mari kita bahas topik ini serta menyusun rencana trading.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- Pelaku pasar tidak memperkirakan RBA akan menaikkan suku bunga pada 2026.
- Penurunan S&P 500 memberikan tekanan pada dolar Australia.
- Ekonomi Tiongkok mulai memperlihatkan tanda-tanda tekanan.
- Posisi jual pada AUD/USD dapat dipertimbangkan saat terjadi rebound dari 0.7135 dan 0.7155.
Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia
Dolar Australia kehilangan faktor pendukung utamanya, sementara harga AUD/USD turun ke level terendah dalam lima minggu. Pelemahan berisiko berlanjut apabila ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat dan minat terhadap aset berisiko global melemah.
Aussie memulai 2026 dengan performa positif dan mempertahankan posisi unggul di pasar Forex hingga terjadinya serangan terhadap Iran. Pada akhir musim semi, mata uang Australia disalip oleh rubel Rusia, shekel Israel, krone Norwegia, dan real Brasil. Faktor pendorong kenaikan AUD/USD sebelumnya—divergensi kebijakan moneter, meningkatnya minat risiko global, dan kuatnya ekonomi Tiongkok—mulai melemah.
Pada Mei, Reserve Bank of Australia menaikkan suku bunga acuan untuk ketiga kalinya menjadi 4.35%, dengan keyakinan bahwa level saat ini akan menahan pertumbuhan ekonomi lebih moderat dibandingkan 2025. Sementara itu, risalah rapat RBA mengungkapkan bahwa pengetatan kebijakan moneter akan memberikan waktu untuk mengevaluasi dampak konflik Timur Tengah terhadap inflasi dan pasar tenaga kerja.
Kurs AUD/USD dan Selisih Imbal Hasil Obligasi Australia-AS
Sumber: Bloomberg.
Investor menilai pernyataan tersebut sebagai sinyal jeda dalam siklus pengetatan moneter. Pasar berjangka saat ini hanya mencerminkan probabilitas 40% untuk kenaikan suku bunga tambahan pada 2026. Sebagai perbandingan, derivatif CME memperkirakan peluang pengetatan moneter lanjutan oleh The Fed sebesar 55%. Divergensi ini tidak lagi mendukung aussie, yang menyebabkan penyempitan selisih imbal hasil obligasi Australia dan AS serta penurunan harga AUD/USD.
Spekulasi terkait kenaikan suku bunga federal funds memicu koreksi pada indeks S&P 500, menekan minat risiko global, dan menghapus salah satu keunggulan dolar Australia. Investor kini melakukan hedging terhadap risiko penurunan indeks saham AS. Aktivitas hedging paling aktif terlihat pada Russell 2000. Kondisi ini wajar mengingat perusahaan small-cap akan menjadi pihak pertama yang terdampak oleh pengetatan kebijakan moneter The Fed.
Biaya Lindung Nilai Risiko pada Investasi Saham AS
Sumber: Bloomberg.
Tekanan tambahan pada AUD/USD datang dari kabar mengecewakan dari Tiongkok. Negara tersebut mencatat pertumbuhan penjualan ritel April yang terlemah sejak Desember 2022. Lemahnya permintaan domestik masih sebagian diimbangi oleh kuatnya pertumbuhan ekspor, namun ketidakseimbangan ekonomi yang ada mendorong investor asing untuk mengalihkan dana mereka. Dampaknya, yuan dan mata uang lain yang terkait ikut melemah.
Rencana Trading AUDUSD untuk Mingguan
Tidak ada yang bertahan selamanya di dunia ini. Tiga faktor utama yang mendukung harga AUD/USD mulai kehilangan momentum, sehingga meningkatkan risiko koreksi dalam tren naik yang lebih luas. Jika kenaikan S&P 500 setelah laporan kinerja kuat NVIDIA merupakan tahap akhir dari kenaikan pasar ekuitas, trader dapat mempertimbangkan posisi jual aussie pada 0.7135 dan 0.7155.
Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.











