Ketika suatu mata uang gagal bergerak ke arah yang diperkirakan, peluang untuk bergerak ke arah sebaliknya menjadi lebih besar. Sayangnya, baik pernyataan RBA yang cenderung memperketat kebijakan maupun kenaikan S&P 500 dan yuan belum memberikan dukungan yang berarti bagi AUD/USD. Mari kita melihatnya lebih dekat serta menyusun rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Utama

  • RBA mempertahankan suku bunga acuan di 4.35%.
  • AUD/USD belum mampu mengikuti kenaikan S&P 500.
  • Laba perusahaan AS mendorong inflasi.
  • Data CPI yang lemah dapat menjadi peluang untuk menjual AUD/USD, dengan target 0.7000.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia

Dolar Australia memiliki beberapa keunggulan, tetapi peluang untuk menang semakin menjauh. Reserve Bank masih membahas kemungkinan menaikkan suku bunga, S&P 500 baru-baru ini mencatat penutupan tertinggi sepanjang masa, dan faktor musiman menunjukkan bahwa yuan China akan segera menguat, sementara dolar Australia sering digunakan sebagai mata uang yang mewakili pergerakan yuan. Meski demikian, AUD/USD belum terburu-buru naik. Jika pasar tidak bergerak sesuai perkiraan, kemungkinan besar pasar akan bergerak ke arah sebaliknya.

Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga utamanya di 4.35% dalam pertemuan 11 Agustus. Gubernur RBA Michele Bullock mengatakan bahwa kebijakan moneter telah diperketat tiga kali sejak awal tahun dan RBA akan kembali melakukannya jika diperlukan. Kondisi keuangan telah mengetat, dan ekonomi sedikit melambat, seperti yang diperkirakan setelah biaya pinjaman naik 75 basis poin. Namun, inflasi masih berada pada level tinggi.

Di atas kertas, sikap yang cenderung memperketat kebijakan ini seharusnya mendukung harga AUD/USD, mengingat imbal hasil obligasi Australia naik setelah pidato Michele Bullock. Pada saat yang sama, pasar berjangka masih memperkirakan peluang sebesar 60% untuk kenaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Desember. Namun, kenyataannya, dolar Australia belum mampu memanfaatkan peluang yang terbuka untuk kembali memperketat kebijakan moneter.

Suku Bunga Bank Sentral

LiteFinance: Suku Bunga Bank Sentral

 

Sumber: Bloomberg.

Suku bunga Reserve Bank lebih tinggi dibandingkan banyak bank sentral lainnya. Hal ini membuat dolar Australia menjadi mata uang yang menarik bagi investor yang mencari imbal hasil dan, secara teori, seharusnya sensitif terhadap perubahan minat risiko global. Dalam kondisi ini, kenaikan S&P 500 selama ini mendukung AUD/USD. Namun, kenaikan pasar saham tersebut dapat menyimpan potensi yang justru memicu pembalikan arah.

Kenaikan S&P 500 terutama didorong oleh laba perusahaan yang kuat. Pada saat yang sama, kita telah mencapai kondisi di mana laba yang kuat mendorong imbal hasil Treasury naik. Menurut Kevin Warsh, kondisi ini sama dengan pengetatan kebijakan moneter. Logikanya sebenarnya sederhana: hasil perusahaan yang kuat menunjukkan permintaan domestik yang tetap kuat, yang pada akhirnya dapat menambah tekanan inflasi.

EPS Perusahaan S&P 500 dan Imbal Hasil Treasury 10 Tahun

LiteFinance: EPS Perusahaan S&P 500 dan Imbal Hasil Treasury 10 Tahun

 

Sumber: Bloomberg.

Pada dasarnya, pasar saham sedang berada dalam situasi yang sangat berisiko: semakin kuat laba perusahaan, semakin besar kemungkinan terjadi pengetatan kebijakan moneter, yang dapat menjadi faktor yang mendorong S&P 500 turun. Dolar Australia juga menghadapi dilema yang sama.

Pasangan AUD/USD hanya menunjukkan sedikit respons terhadap prospek penguatan yuan. Pembayaran dividen kepada pemegang saham China dari luar negeri yang selesai pada akhir Agustus, ditambah dengan kenaikan ekspor, menunjukkan bahwa USD/CNH berpotensi turun.

Rencana Trading Mingguan untuk AUDUSD

Fakta bahwa dolar Australia tidak menguat meskipun memiliki beberapa keunggulan penting menunjukkan kerentanannya yang mendasar. Pada saat yang sama, inflasi AS yang semakin tinggi dapat menjadi peluang untuk menjual AUD/USD dengan target 0.7000.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Dolar Australia Gagal Menguat di Tengah Sentimen Positif. Perkiraan untuk 11.08.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat