Dampak pengetatan kebijakan moneter RBA mulai terlihat. Data makro Australia melemah, dan indeks kejutan ekonomi cenderung menurun. Meskipun demikian, AUD/USD tetap didukung oleh beberapa pendorong kenaikan. Mari kita analisis situasinya dan kembangkan rencana trading.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- Pasar tidak memperkirakan kenaikan suku bunga acuan.
- Ekonomi Australia kehilangan momentum.
- China dan pasar saham yang sedang naik kemungkinan akan mendorong penguatan dolar Australia.
- Pertimbangkan untuk buy AUDUSD jika menembus level 0.7080.
Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia
Bank Sentral Australia (RBA) mungkin mendekati akhir siklus pengetatan kebijakan moneternya. Setelah menaikkan suku bunga pada tiga pertemuan terakhirnya, bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga saat ini. Seminggu yang lalu, pasar sepenuhnya memperkirakan putaran pengetatan moneter lainnya pada tahun 2026. Hari ini, para trader hanya melihat peluang 50% untuk langkah tersebut. Ekspektasi akan pesan yang lebih hati-hati dari RBA juga membatasi kenaikan AUD/USD.
Ekonomi bersifat siklik. Ketika ekonomi memanas, inflasi cenderung meningkat, memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi menekan pengeluaran, memperlambat pasar tenaga kerja, dan pada akhirnya membawa inflasi kembali ke target. Di Australia, kenaikan suku bunga agresif yang dilakukan oleh RBA, harga bensin yang tinggi di tengah ketegangan di Timur Tengah, dan inflasi yang terus-menerus telah memberikan tekanan yang semakin besar pada rumah tangga.
Indeks Kejutan Ekonomi Citi dan Imbal Hasil Obligasi Australia
Sumber: Bloomberg.
Hal ini terlihat jelas dari meningkatnya angka pengangguran hingga mencapai level tertinggi dalam 4.5 tahun dan penurunan Indeks Kejutan Ekonomi Australia. Dengan latar belakang ini, kenaikan suku bunga lebih lanjut berisiko memberikan tekanan lebih besar pada perekonomian yang sudah melambat. Akibatnya, pasar sebagian besar telah meninggalkan ekspektasi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut oleh RBA. Namun, tidak semua orang setuju. Citigroup dan UBS berpendapat bahwa inflasi yang terus tinggi dapat memaksa bank sentral untuk melanjutkan siklus pengetatan yang dimulai pada bulan Agustus.
Siklus pengetatan kebijakan moneter RBA kemungkinan sudah berakhir. Namun, hal itu belum tentu melemahkan AUD/USD, seperti yang dikhawatirkan beberapa investor. The Fed kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga lebih lanjut, karena imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi sudah memberikan pengekangan moneter tambahan. Selain itu, jika inflasi terbukti bersifat sementara, The Fed mungkin akan mulai melonggarkan kebijakan sebelum akhir tahun. Dikombinasikan dengan meningkatnya kekhawatiran tentang independensi bank sentral, hal ini dapat melemahkan dolar AS.
Suku Bunga Fed AS dan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah
Sumber: Bloomberg.
Dolar Australia terus diuntungkan oleh dua faktor pendorong tambahan: kenaikan indeks saham AS, yang meningkatkan risiko global, dan kekuatan yuan Tiongkok. Morgan Stanley memperkirakan indeks S&P 500 akan mencapai 8,000 pada akhir tahun 2026, sementara Citigroup memperkirakan kenaikan hingga 8,100.
Nilai tukar renminbi telah naik ke level tertinggi terhadap dolar AS sejak Februari 2023. Pergerakan ini sebagian didukung oleh meningkatnya kepercayaan terhadap kemampuan China untuk bersaing dengan AS di bidang kecerdasan buatan (AI). Pada saat yang sama, banyak investor percaya bahwa saham-saham China masih jauh di bawah nilai sebenarnya, terutama dibandingkan dengan saham-saham AS.
Rencana Trading Mingguan untuk AUDUSD
Meskipun AUD/USD telah kehilangan keunggulan suku bunga, pendorong kenaikan lainnya tetap kuat. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk membuka posisi buy begitu harga menembus level resistance 0.7080.
Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.











