Setelah berbulan-bulan tertinggal dari mata uang utama lainnya, Dolar Selandia Baru kembali menguat. Prospeknya berubah secara signifikan setelah muncul kemungkinan Reserve Bank of New Zealand akan menaikkan suku bunga. Mari kita analisis kondisi pasar saat ini serta menyusun rencana trading untuk NZD/USD.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Pasar memperkirakan RBNZ akan menaikkan suku bunga.
  • Perekonomian Selandia Baru mulai tumbuh lebih cepat.
  • S&P 500 dan yuan kemungkinan tidak akan mendukung Dolar Selandia Baru.
  • Posisi beli pada NZD/USD direkomendasikan dengan target di 0.582.

Prakiraan Fundamental Mingguan Dolar Selandia Baru

Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga rendah terlalu lama guna mendukung perekonomian yang mengalami resesi pada 2025. Kini, bank sentral menghadapi risiko inflasi yang meningkat sehingga pengetatan kebijakan moneter dinilai perlu dilakukan. Perkiraan kenaikan suku bunga pada pertemuan 8 Juli mendorong pihak yang memperkirakan harga naik pada NZD/USD untuk membawa harga lebih tinggi.

Kebijakan moneter dan fiskal yang mendukung pertumbuhan mendorong GDP Selandia Baru meningkat menjadi +0.8% pada kuartal pertama, setelah tumbuh +0.5% pada kuartal sebelumnya. Perekonomian terlihat semakin menguat, sementara turunnya harga energi setelah berakhirnya konflik di Timur Tengah meningkatkan permintaan konsumen. Namun, kondisi ini dapat mempercepat inflasi sehingga IMF mendesak Reserve Bank of New Zealand untuk segera memperketat kebijakan moneter. Jika RBNZ mengambil langkah tersebut dan memberikan pernyataan yang mendukung kenaikan suku bunga, Dolar Selandia Baru berpotensi menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di pasar Forex.

GDP Selandia Baru dan Suku Bunga RBNZ

LiteFinance: GDP Selandia Baru dan Suku Bunga RBNZ

Sumber: Bloomberg.

Meskipun demikian, ekonom Bloomberg dan pasar kontrak berjangka masih belum sepenuhnya yakin bahwa Reserve Bank of New Zealand akan memulai siklus pengetatan kebijakan pada Juli. Saat ini, pasar derivatif menunjukkan sekitar 70% kemungkinan kenaikan suku bunga, sementara 16 dari 22 ekonom yang disurvei memperkirakan Official Cash Rate akan naik dari 2.25% menjadi 2.50%.

Sebagian besar ekonom juga memperkirakan suku bunga netral berada sekitar 75 basis poin lebih tinggi, yaitu di 3.00%. Di sisi lain, investor memperkirakan RBNZ akan menaikkan suku bunga dua kali lagi pada 2026, dengan peluang 30% untuk kenaikan ketiga. Perkiraan ini lebih mendukung kenaikan suku bunga dibandingkan ekspektasi terhadap Federal Reserve dan sebagian besar bank sentral utama lainnya, sehingga memberikan keuntungan yang jelas bagi Dolar Selandia Baru.

Sayangnya, NZDUSD tidak hanya dipengaruhi oleh perbedaan kebijakan moneter. Dolar Selandia Baru umumnya juga sensitif terhadap pergerakan indeks saham AS dan yuan China. Dalam kedua kasus tersebut, ada kemungkinan besar pergerakan harga akan bergerak stabil dalam kisaran tertentu. Setelah mencapai level tertinggi terhadap sekeranjang mata uang sejak 2022, renminbi diperkirakan akan stabil. Sejumlah bank besar memiliki pandangan yang sama, sementara JPMorgan Asset Management mengurangi posisinya dan beralih ke mata uang dengan imbal hasil yang lebih tinggi.

Performa Yuan

LiteFinance: Performa Yuan

Sumber: Bloomberg.

Pasar saham AS sedang bergerak dalam kisaran tertentu di tengah rotasi sektor yang terus berlangsung. Investor mulai mengalihkan fokus dari saham produsen chip ke perusahaan hyperscaler, serta mencari peluang investasi di luar AS, termasuk di Eropa dan Jepang.

Rencana Trading Mingguan untuk NZDUSD dan AUDNZD

Perbedaan kebijakan moneter menjadi alasan yang kuat untuk beli NZD/USD, meskipun pasangan ini mungkin belum memiliki dorongan yang cukup untuk naik lebih lanjut. Jika RBNZ menaikkan suku bunga dan menyampaikan pernyataan yang mendukung kenaikan suku bunga, peluang beli menuju 0.582 akan terbuka. Sebagai alternatif, posisi jual pada AUD/NZD dengan target 1.2 dan 1.19 dapat dipertimbangkan. Namun, jika suku bunga tidak berubah atau muncul sinyal jeda, strategi ini tidak lagi relevan.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga NZDUSD dalam mode real time

Dolar Selandia Baru Berpotensi Memulai Kenaikan yang Kuat. Perkiraan untuk 07.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat