Kenaikan kuat pada indeks saham AS, permintaan yang solid terhadap komoditas Australia dari China, serta komitmen tegas RBA dalam memerangi inflasi mendorong AUD/USD lebih tinggi. Apakah ada yang mampu menghentikan tren ini? Mari kita bahas topik ini serta membuat rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • RBA berencana melanjutkan pengetatan kebijakan moneter.
  • China dengan cepat meningkatkan impor komoditasnya.
  • Indeks S&P 500 berpotensi melanjutkan kenaikan.
  • Posisi beli dapat dipertimbangkan jika AUD/USD melonjak di atas 0.715.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar Australia

Dolar Australia belum kembali ke level sebelum perang, namun memiliki peluang besar untuk mencapainya di tengah meningkatnya minat investor untuk mengambil risiko di pasar global, sikap tegas RBA dalam menekan inflasi, serta kuatnya permintaan komoditas dari China. Faktor-faktor ini sebelumnya menempatkan Aussie sebagai salah satu yang terdepan di pasar forex hingga pecahnya konflik Timur Tengah. Sejak saat itu, posisinya telah disalip oleh real Brasil, meskipun persaingan masih jauh dari selesai.

Suku bunga perlu naik ke level yang bisa mengembalikan inflasi ke target. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur RBA, Andrew Hauser. Ia mengatakan bahwa harga barang dan jasa masih cukup tinggi, dan bank sentral sedang mengamati situasi di Timur Tengah karena bisa mendorong kenaikan ekspektasi inflasi.

Harga Barang dan Jasa serta Perkiraan Inflasi di Australia

 LiteFinance:  

Sumber: Bloomberg.

Pernyataan tegas Andrew Hauser meningkatkan probabilitas pengetatan kebijakan moneter pada bulan Mei dari 69% menjadi 72% serta memberikan dukungan bagi AUD/USD. Pasar berjangka tidak mengantisipasi adanya perubahan pada suku bunga federal funds, sementara suku bunga utama Australia berpotensi naik lebih lanjut sebesar 50–75 basis poin pada 2026. Selisih suku bunga yang makin lebar diperkirakan akan mendukung dolar Australia.

Permintaan komoditas yang kuat dari Tiongkok juga memberikan dukungan tambahan. Pada bulan Maret, impor melonjak hampir 28%, laju tercepat sejak 2021, di tengah konflik di Timur Tengah. Beijing telah meningkatkan pembelian minyak dan komoditas lainnya sebagai bagian dari strategi keamanan energinya, yang pada gilirannya menguntungkan ekonomi Australia yang berorientasi ekspor.

Ekspor dan Impor China

LiteFinance: Ekspor dan Impor China

Sumber: Bloomberg.

Namun, pendorong utama di balik kenaikan AUD/USD tampaknya adalah kinerja kuat indeks ekuitas AS. S&P 500 telah melonjak sebesar 7% selama tujuh sesi trading terakhir. Menurut AJ Bell, kenaikan tajam dalam periode sesingkat itu hanya terjadi tiga kali dalam 30 tahun terakhir. Rata-rata, enam bulan kemudian, indeks pasar saham secara keseluruhan lebih tinggi sebesar 19%. Hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah bagian terkuat dari kenaikan ini masih akan terjadi?

Ke depan, data tenaga kerja Australia bulan Maret bisa jadi pemicu kenaikan lanjutan AUD/USD. Ekonom Bloomberg memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja sebesar 20,000 dan tingkat pengangguran tetap stabil di 4.3%. Angka-angka ini akan mencerminkan ketahanan ekonomi yang mendasar serta menunjukkan bahwa ekonomi yang kuat mampu menahan suku bunga yang lebih tinggi, yang pada gilirannya akan mendukung dolar Australia.

Namun, risiko penurunan tetap ada. Setiap eskalasi konflik di Timur Tengah dapat memberikan tekanan pada dolar Australia.

Rencana Trading Mingguan untuk AUDUSD

Sementara itu, kemungkinan eskalasi kembali terlihat kecil. Pasar semakin memperhitungkan adanya kemajuan menuju kesepakatan antara AS dan Iran, yang mendukung minat investor untuk mengambil risiko di pasar global. Dalam konteks ini, posisi beli pada AUD/USD di sekitar 0.705 terlihat berada pada posisi yang menguntungkan. Jika harga menembus level resistance 0.715, posisi beli tambahan dapat dibuka. 


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga AUDUSD dalam mode real time

Kenaikan Dolar Australia Masih Memiliki Ruang untuk Berlanjut. Perkiraan untuk 15.04.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat