Investor menganggap Kevin Warsh sebagai kandidat paling pro pengetatan untuk posisi ketua Fed dan mulai membeli dolar AS. Namun, pandangannya sebenarnya merugikan dollar AS. Mari kita bahas topik ini dan buat rencana perdagangan untuk pasangan mata uang EUR/USD.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama

  • Dolar gagal merespons berita positif 
  • Pandangan Kevin Warsh negatif terhadap dolar AS.
  • Perpecahan dalam ekonomi berbentuk K di AS akan semakin intensif.
  • Posisi beli dapat dipertimbangkan jika pasangan mata uang EUR/USD menembus level 1.1835.

Perkiraan Fundamental Dolar AS Mingguan

Reaksi pertama pasar tidak selalu benar. Sebagaimana ditunjukkan oleh peristiwa-peristiwa di tahun 2026, reaksi awal hampir selalu salah. Dolar AS sempat anjlok akibat ancaman tarif pemerintahan AS terhadap Eropa dan seruan Donald Trump untuk melemahkan mata uang. Akhirnya, dolar jatuh karena rumor intervensi mata uang yang terkoordinasi antara AS dan Jepang. Ketiga peristiwa tersebut berakhir dengan pergerakan rollercoaster dan penurunan harga pasangan mata uang EUR/USD. Namun, penguatan dollar AS dalam merespons faktor Warsh juga bisa terbukti sebagai sebuah kesalahan.

Pasar memandang mantan gubernur FOMC tersebut sebagai kandidat yang paling pro pengetatan di antara semua kandidat lainnya. Usianya yang muda dan pengalamannya di Fed memberikan alasan bagi investor untuk percaya bahwa Kevin Warsh dapat melawan tekanan administrasi AS dan melindungi independensi Fed. Kredibilitas dolar yang sebelumnya sempat anjlok kini mulai pulih, tren "Jual Amerika" melambat, dan pasangan mata uang EUR/USD pun mengalami penurunan.

Namun, Kevin Warsh, ibarat serigala berbulu domba, telah mengungkapkan dua gagasan yang sebenarnya merugikan dolar AS. Ia percaya bahwa suku bunga harus diturunkan, karena inflasi yang tinggi tidak selalu tertanam kuat dalam ekonomi yang tangguh. Kandidat ketua Fed ini melihat inflasi tinggi disebabkan oleh membengkaknya neraca Fed, yang menurutnya perlu dikurangi secara signifikan. Langkah-langkah tersebut akan mempercuram kurva imbal hasil sebuah kondisi yang secara historis justru memperkuat pasangan mata uang EUR/USD.

Kinerja EUR/USD dan Kurva Imbal Hasil AS

LiteFinance: Kinerja EUR/USD dan Kurva Imbal Hasil AS

Sumber: TradingView.

Pasar berjangka memberikan probabilitas sebesar 63% bahwa suku bunga dana federal akan dipangkas dua kali pada tahun 2026. Terlebih lagi, peluang tersebut menurun setelah pengumuman Donald Trump mengenai calon ketua Fed yang baru. Namun, pada kenyataannya mungkin akan terjadi empat atau bahkan lima tindakan ekspansi moneter, yang sejalan dengan pandangan Stephen Miran. Hal ini bukan hanya karena ia, seperti halnya Kevin Warsh, ditunjuk oleh Presiden AS.

Di dunia dengan teknologi mutakhir, Anda perlu melihat ekonomi dan kebijakan moneter dengan cara pandang baru. Hingga baru-baru ini, investor bertanya-tanya mengapa pasar tenaga kerja mendingin meskipun pertumbuhan PDB sangat mengesankan. Teknologi AI memberikan jawaban atas hal tersebut. Sekarang, setelah OpenAI dan Anthropic melampaui sekadar penyedia chatbot dan menciptakan sistem yang dapat menggantikan firma hukum dan akuntansi, serta produsen perangkat lunak, kesenjangan ekonomi tersebut mungkin akan semakin melebar.

Dalam ekonomi berbentuk K seperti itu, inflasi mungkin turun hingga nol. Lalu mengapa AS memiliki suku bunga yang begitu tinggi? Apa yang tampak seperti populisme dan irasionalitas Donald Trump berubah menjadi realitas baru. Ini berarti bahwa keinginan presiden AS untuk melemahkan dolar harus dilihat secara positif. Pertanyaan kuncinya tetap: Kapan tepatnya waktu yang tepat untuk membeli pasangan mata uang EUR/USD?

Rencana Perdagangan EURUSD untuk Mingguan

Jika euro kembali di atas level 1.1835, posisi beli dapat dipertimbangkan. Di sisi lain, jika harga EUR/USD gagal menembus level resistensi kunci, posisi jual dapat dibuka.


Perkiraan ini disusun berdasarkan sinergi antara faktor fundamental—termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Dolar AS Melemah Setelah Pencalonan Fed yang Menguat. Perkiraan pada 04.02.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat