Statistik pasar tenaga kerja AS bulan Desember dan vonis Mahkamah Agung mengenai legalitas tarif AS akan menentukan arah pergerakan pasangan mata uang EUR/USD. Pengembalian dana tersebut dapat mendorong ekonomi AS. Mari kita bahas topik ini dan menyusun rencana perdagangan.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama

  • Dolar AS sedang naik karena ekspektasi pasar.
  • Pendapatan dari tarif AS kemungkinan harus dikembalikan.
  • Pasar tenaga kerja tidak selemah yang terlihat.
  • Kembalinya harga EUR/USD ke atas level 1.17 adalah tanda terjadinya pembalikan arah.

Perkiraan Fundamental Harian Dolar AS

Masih terlalu dini untuk menyerah pada dolar AS. Mata uang Amerika Serikat ini mengawali tahun 2026 dengan catatan positif, meskipun terdapat banyak prediksi penurunan pada akhir tahun 2025. Namun, gejolak geopolitik, kekuatan ekonomi AS, dan bahkan ekspektasi penghapusan tarif sempat memungkinan kubu penjual mendominasi pasar EUR/USD.

Sekilas, putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa tarif universal AS ilegal merupakan pukulan telak bagi dolar AS. Pemerintah AS harus mengembalikan dana tersebut, dengan ribuan perusahaan yang sudah mengantre untuk mendapatkannya kembali. Akibatnya, defisit anggaran dan utang publik akan meningkat, padahal "defisit kembar" —yaitu defisit anggaran dan neraca perdagangan—selama ini dianggap sebagai kutukan bagi dollar AS.

Neraca Perdagangan AS

LiteFinance: Neraca Perdagangan AS

Sumber: Bloomberg.

Faktanya, berkat bea impor, kesenjangan perdagangan luar negeri AS telah menyempit ke level terendah sejak 2009, dan pemerintah AS setidaknya memiliki lima opsi untuk menggantikan tarif tersebut. Memang benar, rencana alternatif tidak akan mudah untuk diimplementasikan dan akan memakan waktu, namun siapa yang meragukan kemampuan Donald Trump?

Dalam jangka pendek, dolar AS mungkin akan menguat akibat putusan Mahkamah Agung yang menyatakan bea impor ilegal. Langkah para hakim ini dapat dipandang sebagai stimulus fiskal. Menurut Wells Fargo, laba perusahaan AS akan tumbuh tambahan sebesar 2.4% pada tahun 2026 berkat pengembalian dana tersebut. Ekspektasi membengkaknya defisit anggaran akan memaksa investor untuk menjual obligasi negara. Imbal hasil yang lebih tinggi akan meningkatkan daya tarik aset-aset AS, yang memicu aliran modal masuk ke AS dan memperkuat dolar.

Stimulus fiskal dapat mendorong angin segar bagi ekonomi AS. Ekonomi saat ini tumbuh berkat peningkatan produktivitas yang didorong oleh AI. Pada kuartal ketiga, indikator tersebut melesat ke level tertingginya dalam dua tahun terakhir.

Produktivitas Tenaga Kerja Non-Pertanian AS

LiteFinance: Produktivitas Tenaga Kerja Non-Pertanian AS

Sumber: Bloomberg.

Stimulus fiskal dalam bentuk pengembalian dana bea masuk yang telah dibayarkan sebelumnya akan sangat sesuai dengan preferensi anggota FOMC yang bersikap agresif. The Fed kemungkinan besar akan melanjutkan jeda dalam siklus ekspansi moneter mereka, sebuah langkah yang akan mendukung para penjual pada pasangan mata uang EUR/USD.

Dengan demikian, meskipun penghapusan tarif akan menarik modal keluar dari pemerintah AS, hal tersebut justru akan menguntungkan ekonomi dan nilai tukar dolar secara keseluruhan. Dalam hal ini, penurunan harga EUR/USD menjelang peristiwa besar—termasuk vonis Mahkamah Agung dan rilis data ketenagakerjaan AS bulan Desember—terlihat sangat wajar. Pasar tumbuh berdasarkan ekspektasi, dan faktor-faktor penguatan tersebut telah tercermin dalam kurs dollar AS.

Di sisi lain, jika angka riil Non-Farm Payrolls ternyata mendekati prakiraan, hal ini dapat memicu bagian kedua dari proses “beli saat rumor, jual saat fakta muncul” terhadap dolar AS. Aksi ambil untung pada posisi jual di pasangan mata uang utama ini akan memungkinkan harga untuk menguji titik terendah.

Rencana Perdagangan EUR/USD Harian

Jika pasangan mata uang EUR/USD mampu bertahan dan menetap di atas level 1.17, maka pembalikan arah mungkin akan terjadi, yang memberikan kesempatan bagi trader untuk membuka posisi beli. Jika tidak, lebih baik tetap berpegang pada strategi sebelumnya, yaitu menjual Euro.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Dolar AS Menguat Saat Pasar Mengantisipasi Putusan Tarif Mahkamah Agung. Perkiraan pada 09.01.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat