Lonjakan permintaan perak yang sangat agresif, dipimpin oleh China, mendorong XAG/USD mencetak rekor di atas 120. Citigroup menyebut kenaikan ini masih berpotensi berlanjut hingga 150. Namun, aksi jual yang terjadi belakangan ini terlihat seperti pecahnya sebuah gelembung. Mari kita bahas situasi ini dan susun rencana trading.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- Pasar perak telah kehilangan keterkaitannya dengan fundamental.
- Kenaikan XAGUSD bersifat spekulatif.
- Logam putih ini diperdagangkan layaknya saham meme.
- Rebound harga dari $98.3 dan $93.1 menjadi alasan untuk membeli perak.
Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Perak
Semakin tinggi terbang, semakin keras jatuhnya. Setelah XAG/USD mencatat lonjakan harian tercepat sejak krisis keuangan global 2008 naik 14% dan menembus rekor di atas 120, harga justru anjlok tajam. Para analis menyebut dua pemicu utama: meningkatnya peluang Kevin Warsh menjadi Ketua The Fed dan menurunnya risiko penutupan pemerintahan baru. Namun, bagaimana jika kisah sebenarnya lebih dalam dari itu? Bagaimana jika gelembungnya telah pecah?
Baru beberapa tahun lalu, perak masih diperdagangkan di kisaran $20 per ons. Kini, harganya bisa berfluktuasi hingga $20 hanya dalam satu minggu. Nilai transaksi harian ETF perak terbesar, iShares Silver Trust, telah mencapai $40 miliar, sebanding dengan volume perdagangan ETF S&P 500. Sebagai perbandingan, volume ETF yang terkait dengan NVIDIA dan Tesla berada di kisaran $22–23 miliar, padahal ukuran pasar saham-saham tersebut jauh lebih besar.
Volume Trading ETF Perak vs ETF S&P 500
Sumber: Bloomberg.
Menurut Vanda Research, investor ritel menginvestasikan $921.8 juta ke dalam ETF perak dari pertengahan Desember hingga pertengahan Januari, arus masuk bulanan terbesar yang pernah tercatat. Kepemilikan gabungan mereka meningkat menjadi 835 juta ons, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa.
China telah memimpin aksi pembelian besar-besaran ini. Investor menganggap premi besar di Shanghai sebagai sinyal bahwa harga di London dan New York "seharusnya" naik.
Dinamika Premi Perak di Shanghai dan London
Sumber: Bloomberg.
Prospek kenaikan Citigroup turut memicu lonjakan permintaan, dengan proyeksi XAG/USD akan naik hingga 150 dalam tiga bulan ke depan. Gagasannya sederhana: perak dianggap bergerak seperti emas versi agresif dan akan terus naik hingga valuasinya relatif mahal dibanding emas. Pada 2011, rasio emas terhadap perak berada di level 32. Untuk kembali ke level tersebut saat ini, harga perak perlu diperdagangkan di sekitar $170 per ons.
Menurut saya, logam mulia ini ditradingkan seperti saham meme, jatuh seperti batu begitu muncul tanda-tanda awal tekanan pasar. Investor mengalihkan modal dari pasar lain setelah XAG/USD melonjak 150% pada tahun 2025 dan naik lagi 60% hingga awal tahun 2026. Akibatnya, harga telah melonjak 320% selama tiga tahun terakhir. Sebagai perbandingan, emas naik 160%, platinum 120%, dan paladium hanya 8%.
Pasar jelas telah terlepas dari fundamentalnya. Di harga ini, perak menjadi terlalu mahal untuk penggunaan industri. Pertanyaan kuncinya adalah kapan gelembung XAG/USD akan pecah. Mungkin saja gelembung itu pecah sekarang. Hedge fund melakukan aksi jual di tengah kenaikan, mengurangi posisi pembelian bersih dari 50,000 kontrak pada bulan Juni menjadi 11,300.
Rencana Trading Mingguan untuk XAG/USD
Melawan arus pasar selalu berisiko. Pembeli kemungkinan akan mulai membeli perak saat terjadi rebound dari $98.3 dan $93.1 per ons. Namun, saya ragu tren naik akan pulih. Menurut saya, sudah saatnya beralih dari buy jangka pendek ke sell jangka menengah. Salah satu opsinya adalah menggabungkan posisi buy di XAU/USD dengan posisi sell di XAG/USD.
Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga XAGUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.























