Pejabat the Fed secara bulat menyetujui perlunya jeda dalam siklus ekspansi moneter, sedangkan pejabat Bank of England terpecah terkait isu ini. Suku bunga repo diperkirakan dapat turun mulai Maret. Namun, kondisi ini bukan satu-satunya tantangan bagi GBP/USD. Berikut analisisnya beserta rencana trading yang disarankan.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Pasar menantikan kemungkinan pemotongan suku bunga repo pada Maret.
  • Tarif baru AS akan menahan laju pertumbuhan GDP Inggris.
  • Kekalahan Partai Buruh dalam pemilu menjadi kabar buruk bagi pound.
  • Posisi sell pada GBP/USD dapat dilakukan dengan target harga 1.342 dan 1.339.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Pound Sterling

Pertumbuhan indeks saham AS mendukung GBP/USD. Namun, perbedaan kebijakan moneter antara the Fed dan Bank of England, pengenalan tarif baru oleh Donald Trump, serta kepercayaan yang goyah pada Partai Buruh menunjukkan bahwa pound kemungkinan lebih cenderung turun terhadap dolar AS daripada naik.

Meskipun ada kesepakatan yang luar biasa di dalam the Fed, prospek yang tidak pasti bagi ekonomi Inggris menyebabkan perpecahan di Komite Kebijakan Moneter Bank of England. Jumlah suara semakin tipis, dengan keputusan dibuat dengan lima lawan empat. Andrew Bailey memainkan peran penentu. Menurutnya, pertanyaan tentang penurunan suku bunga repo pada bulan Maret tetap menjadi agenda.

Tingkat Pengangguran Inggris

LiteFinance: Tingkat Pengangguran Inggris

Sumber: Bloomberg.

Kepala ekonom Bank of England, Huw Pill, skeptis bahwa inflasi akan stabil di 2% jika kebijakan moneter dilonggarkan lebih lanjut. Perlu dicatat, ia termasuk dalam kubu yang cenderung mendukung kebijakan moneter yang ketat. Sebaliknya, Alan Taylor, seorang pendukung kebijakan yang lebih lunak, percaya bahwa suku bunga repo dapat turun di bawah 3% jika Inggris menghadapi resesi. Tanda pertama dari penurunan ekonomi yang akan datang adalah lonjakan pengangguran ke level tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Dengan demikian, terdapat perpecahan di dalam MPC, tetapi pasar berjangka tetap meyakini kelanjutan siklus ekspansi moneter mulai Maret. Sebaliknya, retorika agresif dari pejabat FOMC telah menggeser perkiraan waktu dimulainya kembali siklus penurunan suku bunga federal dari Juni ke Juli. Kondisi ini menambah tekanan bagi GBP/USD.

Inggris mungkin berada di pihak yang merugi akibat pembatalan tarif Donald Trump oleh Mahkamah Agung dan pemberlakuan bea impor baru. Saat ini, tarif yang berlaku adalah 10%, tetapi pemerintah AS tidak menutup kemungkinan menaikkannya menjadi 15% untuk beberapa negara. Mengingat tarif yang sudah ada, tarif baru bisa melebihi 10% yang sebelumnya disepakati London dan Brussels. Hal ini akan menjadi tekanan tambahan pada ekonomi Inggris yang tengah lesu.

Pertumbuhan GDP Inggris

LiteFinance: Pertumbuhan GDP Inggris

Sumber: Bloomberg.

Terakhir, ancaman ketiga bagi pound datang dari arena politik. Keir Starmer saat ini adalah salah satu perdana menteri paling tidak populer dalam sejarah. Prediksi pasar Polymarket memperkirakan peluangnya dia mengundurkan diri sebelum akhir tahun sebesar 63%, dan kekalahan Partai Buruh dalam pemilihan lokal bisa menjadi pemicu terakhir.

Dengan demikian, perbedaan arah suku bunga antara the Fed dan Bank of England, tarif AS yang lebih tinggi, serta gejolak politik dapat menekan pound terhadap mata uang utama dunia.

Rencana Trading Mingguan untuk GBP/USD

Dengan latar belakang ini, strategi sell GBP/USD saat terjadi pergerakan naik merupakan strategi yang layak. Penurunan harga saat ini pada pair ini memberikan peluang bagus untuk membuka posisi sell dengan target level sebelumnya di 1.342 dan 1.339.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga GBPUSD dalam mode real time

Tiga Alasan Mengapa Anda Harus Menjual Pound Sterling. Perkiraan untuk 26.02.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat