Gencatan senjata di Timur Tengah meningkatkan harapan perdamaian di kalangan investor. Namun, ketegangan mendalam antara AS dan Iran masih berlanjut, dan proses pembangunan kembali wilayah yang terdampak konflik akan memerlukan waktu. Mari kita bahas topik ini serta membuat rencana trading untuk Brent.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Harga minyak anjlok terlalu cepat di tengah meredanya eskalasi konflik.
  • AS dan Iran masih belum sejalan.
  • Perbaikan infrastruktur yang rusak akan memakan waktu yang lama.
  • Pertimbangkan untuk buy Brent jika harganya sudah melewati $98.70 per barel.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Minyak

Meredanya ketegangan di Timur Tengah memicu euforia, yang menyebabkan harga Brent anjlok dengan kecepatan tercepat sejak masa pandemi. Akibatnya, investor mulai memperkirakan kembalinya kondisi pasar seperti sebelum perang, dengan ekspektasi tekanan penurunan harga akan muncul kembali. Namun dalam kenyataannya, perubahan secepat itu tampaknya tidak mungkin terjadi: bahkan pemulihan operasional di Selat Hormuz dapat memakan waktu berminggu-minggu, apalagi pembangunan kembali infrastruktur energi yang rusak di kawasan Teluk.

Perkiraan dari Energy Information Administration AS menunjukkan bahwa produksi OPEC turun sebesar 7.5 juta barel per hari pada bulan Maret. Pada bulan April, penurunan diperkirakan akan semakin dalam menjadi 9.1 juta barel per hari, meskipun Selat Hormuz dilaporkan telah dibuka. Pemulihan sebagian baru diperkirakan terjadi pada bulan Mei, dengan proyeksi penurunan produksi sebesar 6.7 juta barel per hari. Dalam konteks ini, EIA telah menaikkan perkiraan harga Brent tahun 2026 menjadi $96 per barel dari sebelumnya $79.

Kurva Harga Minyak Berjangka

LiteFinance: Kurva Harga Minyak Berjangka

Sumber: Wall Street Journal.

Selisih harga yang cukup tinggi antara kontrak jangka pendek dan jangka panjang menunjukkan pasar masih ketat. Ini menandakan adanya kekurangan pasokan di pasar spot, sehingga produsen di luar Timur Tengah bisa meraih keuntungan besar.

Harga minyak mentah Urals Rusia terus meningkat. Jenis minyak ini, yang dikirim ke India, diperdagangkan dengan harga premium dibandingkan Brent, mencerminkan permintaan yang kuat.

Selisih Harga antara Urals dan Brent

LiteFinance: Selisih Harga antara Urals dan Brent

Sumber: Bloomberg.

Dengan pasokan Brent yang terbatas akibat penutupan Selat Hormuz, jenis minyak alternatif menjadi fokus perhatian, dengan WTI kadang-kadang diperdagangkan di atas Brent. Hal serupa juga terlihat pada North Sea Forties dan Arab Light, yang mencapai rekor tertinggi $146–$150 per barel sebelum gencatan senjata AS-Iran.

Penurunan harga minyak didorong oleh gelombang optimisme yang melanda pasar, karena investor menyimpulkan bahwa yang terburuk telah berakhir. Terlepas dari perbedaan mereka, baik AS maupun Iran tampaknya mendukung de-eskalasi, sehingga risiko konflik baru tetap rendah. Namun, meskipun ada tekanan dari Donald Trump, Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup. Hanya segelintir kapal tanker yang melewatinya, dan bahkan kapal-kapal tersebut membutuhkan persetujuan Teheran.

Selain itu, serangan Israel terhadap Lebanon, yang merupakan basis Hezbollah, kemungkinan tidak akan diterima dengan baik oleh Teheran. Gencatan senjata seharusnya mencakup komitmen untuk tidak menyerang Lebanon, namun Amerika Serikat menyatakan bahwa negara tersebut sebenarnya tidak termasuk dalam kesepakatan.

Rencana Trading Mingguan untuk Brent

Selat Hormuz masih belum sepenuhnya dibuka, dan pemulihan infrastruktur energi di kawasan tersebut akan memerlukan waktu lebih lama. Hal ini mendukung harga Brent dan mendorong para trader untuk melakukan buy saat terjadi penurunan di sekitar $90.50 dan $95.50, atau di atas $98.70


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga UKBRENT dalam mode real time

Brent Mengalami Pemulihan Setelah Penurunan Tajam. Perkiraan untuk 09.04.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat