Sebelum Iran menunjuk Pemimpin Tertinggi yang baru, pasar menilai konflik di Timur Tengah kemungkinan hanya bersifat sementara. Namun, menjelang akhir Maret, produksi minyak global berpotensi turun hingga 10 juta barel per hari. Mari kita analisa situasinya serta rencana trading untuk Brent.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Produksi minyak global saat ini menurun dengan laju yang cepat.
  • Brent berhasil melampaui level $100 untuk pertama kalinya sejak musim panas 2022.
  • Baik AS maupun Iran tampaknya tidak memiliki niat untuk mengambil langkah mundur.
  • Posisi buy pada Brent dengan target $125 dan $130 masih dianggap relevan.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Minyak

Momen yang selama ini dikhawatirkan investor mulai mendekat. Harga minyak telah naik di atas $100 per barel untuk pertama kalinya dalam empat tahun, dan pergerakan ini kemungkinan baru tahap awal. Dampak yang lebih besar dapat terjadi ketika produsen minyak di kawasan Teluk Persia mulai mengurangi produksi. Irak, Kuwait, dan Uni Emirat Arab telah mengumumkan pemangkasan produksi. Menurut JP Morgan, apabila konflik di Timur Tengah berlanjut selama satu minggu lagi, produksi harian di kawasan tersebut dapat berkurang hingga 4 juta barel per hari. Jika konflik bertahan hingga akhir Maret, penurunannya berpotensi mencapai 10 juta barel per hari, atau sekitar 10% dari total pasokan global.

Produksi Minyak di Negara-Negara Produsen Utama

LiteFinance:

Sumber: Nordea Markets

Beberapa minggu lalu, penutupan Selat Hormuz jalur yang dilalui sekitar 15–20% pengiriman minyak dunia terlihat hampir tidak mungkin terjadi. Namun kini hal tersebut menjadi kenyataan. Dampaknya, produsen minyak mulai kehabisan kapasitas penyimpanan dan terpaksa memangkas produksi. Irak menjadi negara pertama yang bereaksi. Produksi turun dari 4.3 juta barel per hari sebelum konflik AS-Israel-Iran menjadi sekitar 1.7–1.8 juta barel per hari. 

Kuwait dan Uni Emirat Arab segera mengikuti langkah tersebut. Qatar turut meningkatkan kekhawatiran pasar dengan memperingatkan bahwa Brent dapat melonjak hingga $150 per barel. Setelah Mojtaba Khamenei, putra dari Ali Khamenei, diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi, skenario tersebut kini tidak lagi dianggap tidak realistis. Ia kehilangan ayah, ibu, istri, serta putranya dalam serangan pengeboman. Dalam kondisi ini, kemungkinan tercapainya kompromi dengan AS terlihat sangat kecil. 

Sebelum perubahan kepemimpinan di Iran, pergerakan harga minyak masih berada di bawah pola yang terlihat pada 2022 saat dimulainya perang di Ukraina. Pasar saat itu mempertahankan harapan bahwa konfrontasi yang berlangsung akan intens tetapi berumur pendek. Namun, niat Donald Trump untuk menekan Iran menyerah secara penuh, disertai pernyataannya bahwa pasar perlu menanggung tekanan jangka pendek dalam bentuk WTI di $100, menandakan konflik telah memasuki titik kebuntuan.

Performa Minyak Selama Konflik di Ukraina dan Iran

LiteFinance: Performa Minyak Selama Konflik di Ukraina dan Iran

Sumber: Nordea Markets.

Para investor secara bertahap mulai meninggalkan asumsi bahwa konfrontasi ini akan segera berakhir, sementara risiko terburuk kemungkinan masih berada di depan. Perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang disertai percepatan inflasi sedang membentuk skenario stagflasi yang semakin nyata.

Perusahaan minyak dan energi AS jelas merupakan pihak yang diuntungkan dari konflik Timur Tengah. Harga Brent telah melonjak 38% dalam seminggu. OCBC Group memperkirakan harga akan mencapai $140 per barel, sementara Kpler menilai potensi pergerakan berada dalam kisaran $130–150.

Rencana Trading Mingguan untuk Brent

Posisi buy pada Brent yang dibuka di $71.5 terbukti menjadi keputusan yang solid, demikian pula strategi menambah posisi buy saat harga minyak terus meningkat. Brent berpotensi melanjutkan kenaikan menuju $125 dan $130 per barel. Rekomendasi saat ini adalah buy.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga UKBRENT dalam mode real time

Minyak Memberi Sinyal Peringatan. Perkiraan untuk 09.03.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat