Pemerintah Jepang tidak perlu melakukan intervensi di pasar mata uang untuk membuat pihak yang berharap naik USD/JPY untuk mundur. Intervensi verbal sudah cukup. Pemerintah berhasil mendapatkan waktu tambahan dan kini memperoleh manfaat dari melemahnya dolar AS. Mari kita bahas topik ini serta membuat rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Harga USD/JPY turun akibat melemahnya dolar AS.
  • Bank of Japan tidak berencana menaikkan suku bunga pada April.
  • Yen tidak digunakan sebagai mata uang pendanaan.
  • Posisi jual layak dipertimbangkan selama USD/JPY bertahan di bawah 159.5.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Yen

Investor semakin didorong oleh sentimen pasar, bereaksi terhadap laporan mengenai potensi putaran baru negosiasi antara AS dan Iran. Akibatnya, dolar AS mengalami tekanan sebagai aset investasi yang aman. Di sisi lain, harga minyak tetap tinggi, yang menghambat pihak jual USD/JPY. Jepang sangat bergantung pada impor energi, dan ekonominya akan lebih terdampak oleh ketegangan geopolitik dibandingkan ekonomi AS.

Kenaikan pasar minyak membuat analis di Jepang menurunkan perkiraan laba untuk 113 perusahaan yang terdaftar di TOPIX. Sementara itu, prospek perusahaan AS terlihat lebih baik, dan aliran modal dari Asia ke AS bisa menjadi faktor utama kenaikan USDJPY.

Performa Strategi Carry Trade

LiteFinance: Performa Strategi Carry Trade

Sumber: Bloomberg.

Sementara itu, yen tidak lagi digunakan sebagai mata uang pendanaan dalam carry trade. Imbal hasil obligasi Jepang berada pada level yang tinggi seiring ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Namun, carry trade membutuhkan volatilitas yang rendah untuk menghasilkan keuntungan secara optimal. Di sisi lain, volatilitas tetap tinggi akibat ketegangan geopolitik.

Pada saat yang sama, pernyataan Kazuo Ueda yang cenderung mendukung kebijakan yang longgar mengecewakan pihak jual USD/JPY. Gubernur Bank of Japan menyatakan bahwa regulator akan memantau secara cermat perkembangan di Timur Tengah. Namun, ia tidak memberikan sinyal kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan BoJ mendatang, meskipun sebelumnya sempat mengisyaratkan pengetatan kebijakan moneter. Pasar menafsirkan hal ini sebagai kemunduran dalam ekspektasi pengetatan, dengan probabilitas kenaikan suku bunga pada April turun dari 55% menjadi 32%.

Probabilitas Pengetatan Kebijakan Moneter oleh BoJ dibulan April

LiteFinance: Probabilitas Pengetatan Kebijakan Moneter oleh BoJ dibulan April

Sumber: Bloomberg.

Kazuo Ueda dinilai memilih momentum yang tepat untuk pernyataannya. Dolar AS melemah di tengah harapan akan dimulainya kembali pembicaraan antara Washington dan Teheran. Dengan kondisi ini, pelaku jual (bears) dapat kehilangan keuntungan pentingnya, dan harga USD/JPY  akan terus menurun.

Keengganan Bank of Japan untuk melanjutkan siklus pengetatan moneter merupakan kabar baik bagi pemerintah Jepang. Perdana Menteri Sanae Takaichi mengkritik stafnya karena mengatakan bahwa harga impor yang lebih rendah dapat dicapai dengan memperketat kebijakan moneter.

Pemerintah telah mencapai apa yang mereka inginkan. Melalui intervensi verbal, mereka berhasil meredam pelaku beli (bulls) USD/JPY tanpa mengeluarkan biaya apa pun. Pemerintah telah mendapatkan tambahan waktu dan kini menuai manfaat dari pelemahan dolar AS di tengah meredanya konflik di Timur Tengah serta penurunan permintaan terhadap dolar sebagai aset investasi yang aman. Di sisi lain, harga minyak yang tetap tinggi berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi Jepang.

Rencana Trading Mingguan untuk USDJPY

USD/JPY kemungkinan akan berkonsolidasi dalam rentang 158.5–160. Hanya breakout di atas atau di bawah rentang ini yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya. Selama harga berada di bawah 159.5, posisi jual dapat dibuka.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga USDJPY dalam mode real time

Intervensi Verbal Jepang Menguatkan Yen. Perkiraan untuk 14.04.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat