Pemahaman umum tentang trader Forex yang sukses sering kali jauh dari kenyataan. Media menggambarkan mereka duduk di penthouse mewah, mengenakan jas mahal, dan bekerja di depan banyak monitor. Ketika gambaran seperti ini terus kita lihat di mana-mana, sulit untuk percaya bahwa trader Forex yang sukses sebenarnya bisa terlihat dan berperilaku seperti orang biasa.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Gambaran Trader Sukses di Media

Trading yang sukses lahir dari keseimbangan antara emosi, keinginan, pekerjaan, dan waktu luang. Seorang trader Forex yang sukses pada akhirnya menyadari bahwa mereka tidak membutuhkan sebagian besar hal yang diiklankan di banner-baner yang menarik, meskipun mereka mampu membelinya.

Trader Forex ritel biasanya sudah cukup dengan satu atau dua monitor dan umumnya bekerja dari rumah. Hedge fund pun sebenarnya tidak perlu berkantor di penthouse. Keuntungan dari trading online juga bisa diperoleh dari gedung biasa.

LiteFinance:

Siapa itu Trader Forex?

Secara umum, trader adalah seseorang yang melakukan transaksi jual beli berbagai aset di bursa, seperti mata uang, saham, obligasi, derivatif, serta aset lainnya yang dapat dibeli dan dijual.

Trader Forex terbagi ke dalam dua kategori utama.

1. Trader institusional

Mereka mengembangkan karier trading Forex di bank atau perusahaan investasi dengan melakukan transaksi atas nama perusahaan dan menggunakan dana milik perusahaan tersebut. Pada saat yang sama, mereka juga dapat memiliki strategi trading sendiri dan menjadi trader Forex yang sukses. Selain itu, kelompok ini juga mencakup trader yang tujuannya bukan untuk mencari keuntungan, melainkan untuk melakukan lindung nilai (hedging) terhadap risiko perusahaan, misalnya produsen tepung yang membeli kontrak futures gandum.

LiteFinance: 1. Trader institusional

Seorang trader institusional melakukan transaksi atas permintaan klien

2. Trader ritel

Mereka melakukan trading di pasar forex atas nama pribadi atau atas nama perusahaan mereka sendiri dengan menggunakan dana pribadi. Seorang trader ritel profesional menghasilkan keuntungan dengan melakukan transaksi berdasarkan strategi trading yang dimilikinya. Trader Forex yang sukses juga dapat bertindak sebagai pengelola dana (trustee) dan mengelola modal investor lain. Namun, berbeda dengan broker, seorang trader tidak dapat melakukan transaksi atas nama pihak ketiga.

Bagaimana cara kerja dunia trading di pasar Forex?

Transaksi Forex dibagi menjadi dua kategori: transaksi terarah dan transaksi tidak terarah.

Transaksi terarah bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga aset di masa depan. Misalnya, anda membeli pair eur/usd di harga 1.08 lalu menjualnya di harga 1.09. Jenis transaksi ini biasanya dilakukan oleh trader ritel atau perusahaan investasi. Transaksi terarah melibatkan pembukaan dan penutupan posisi, contohnya membeli EURUSD dan kemudian menjualnya di harga yang lebih tinggi untuk berspekulasi atas pergerakan harga.

LiteFinance: Bagaimana cara kerja dunia trading di pasar Forex?

Transaksi terarah. Membeli di harga lebih rendah dan menjual di harga lebih tinggi.

Transaksi tidak terarah bertujuan untuk membeli atau menjual suatu aset tanpa mempertimbangkan pergerakan harga di masa depan. Pelaku transaksi jenis ini tidak berfokus pada keuntungan dari perubahan harga. Contohnya, seorang turis dari Amerika Serikat membeli eur/usd karena membutuhkan euro untuk perjalanan keliling Eropa. Contoh lainnya, sebuah perusahaan Jepang membeli USDJPY karena harus membeli peralatan dari Amerika Serikat. Transaksi seperti ini menunjukkan bahwa individu atau perusahaan tersebut tidak bertujuan untuk berspekulasi.

Untuk mulai trading Forex, anda memerlukan broker yang teregulasi atau bank yang menyediakan layanan broker. Trader dapat menggunakan perangkat lunak trading khusus atau melakukan pemesanan transaksi dari jarak jauh dengan menghubungi broker mereka.

Bagaimana cara menjadi trader sukses di Forex?

Untuk memulai trading Forex, anda perlu memilih broker, membuka akun, lalu melakukan transaksi beli dan jual melalui platform trading. Dibutuhkan banyak jam latihan untuk menjadi trader Forex yang sukses dan menjadikan trading sebagai sumber penghasilan utama. Anda juga harus mengembangkan keterampilan trading serta belajar menganalisis dan mengendalikan reaksi emosional saat bertransaksi di pasar Forex.

Anda harus mendaftar ke broker untuk membuka akun trading. Setelah itu, anda akan memiliki akses ke statistik trading, akun, serta berbagai parameternya, seperti leverage, jumlah deposit, jenis akun, dan lain-lain..

LiteFinance: Bagaimana cara menjadi trader sukses di Forex?

Profil pribadi klien di LiteFinance yang menampilkan informasi tentang trader, dana yang dimiliki, serta akun-akun yang aktif

Untuk menjadi sukses dalam trading Forex, anda perlu membuka akun demo terlebih dahulu. Setelah itu, berlatihlah menggunakan indikator dan menguji berbagai strategi trading yang anda temukan. Pada tahap berikutnya, perjalanan trading anda akan memasuki dua komponen utama:

  • Analisis statistik, yaitu meningkatkan dan menyempurnakan strategi trading anda;
  • Analisis terhadap reaksi emosional serta pengendaliannya, yaitu melatih trading sistematis di mana anda secara konsisten dan disiplin mengikuti strategi trading yang telah ditetapkan.

Tolok ukur keberhasilan trader Forex

Kesuksesan seharusnya tidak diukur dari hal-hal materi yang dibeli dari hasil trading Forex. Kesuksesan sebaiknya dinilai berdasarkan data dan statistik:

  • Berapa banyak transaksi yang dilakukan dengan strategi trading anda?
  • Berapa rasio profitabilitas modal dalam periode tertentu?
  • Berapa bulan dalam setahun yang menghasilkan keuntungan?

Anda bisa saja melakukan 95% transaksi sesuai sistem, tetapi kehilangan seluruh modal hanya karena satu transaksi yang tidak sesuai sistem, sehingga dua indikator lainnya menjadi negatif. Anda juga bisa memperoleh keuntungan besar, bahkan melipatgandakan modal risiko, namun mengalami kerugian pada bulan-bulan berikutnya. Sebaliknya, anda bisa mencatatkan keuntungan yang stabil setiap bulan, tetapi trading tersebut tetap tidak bisa dianggap sukses jika rasio keuntungannya mendekati nol.

Anda perlu meningkatkan ketiga indikator tersebut untuk mencapai hasil yang baik. Ketiganya ibarat kaki meja: semuanya sama penting. Semakin baik ketiga kriteria tersebut, semakin profesional seorang trader.

Kriteria keberhasilan lainnya adalah:

  • Modal yang dikelola;
  • Rekam jejak: sudah berapa lama seorang trader aktif melakukan trading?

Semakin besar modal yang dikelola oleh seorang trader Forex, semakin tinggi pula efisiensi trading-nya, karena dengan rasio keuntungan yang sama ia dapat menghasilkan profit yang lebih besar. Selain itu, periode profit yang berlangsung lama menunjukkan bahwa program atau strategi trading seorang trader mampu beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi pasar, seperti volatilitas dan likuiditas.

Manajemen Risiko dan Trading Forex

Seberapa besar pun penghasilan seorang trader Forex yang sukses, semuanya bisa hilang dalam satu transaksi—baik seluruh keuntungan maupun modal awal—jika mereka tidak memasang stop loss!

Manajemen risiko adalah pengendalian dana di tengah ketidakpastian yang melekat pada semua pasar keuangan, termasuk Forex. Harga dapat naik atau turun, dengan cepat atau perlahan, kapan saja. Seorang trader tidak dapat meraih kesuksesan dalam trading Forex tanpa memahami risiko-risiko yang ada di pasar Forex.

Aturan Utama Manajemen Risiko:

  • Patuhi aturan dalam sistem trading anda. Dengan menyimpang dari rencana trading, seorang trader berisiko memperburuk hasil trading dan kehilangan peluang keuntungan.
  • Batasi volume transaksi berikutnya. Jika seorang trader Forex menggunakan terlalu banyak modal dalam satu transaksi, misalnya 5% dari deposit, serangkaian 5 transaksi yang merugi bisa mengurangi modal mereka sekitar 23% ;
  • Lakukan trading pada aset yang likuid. Pasangan mata uang utama memiliki spread yang ketat, sehingga menarik bagi trader Forex karena level masuk dan keluar yang sebenarnya biasanya sesuai dengan perkiraan, meski ada beberapa pengecualian. Semakin rendah likuiditas, semakin buruk level masuk dan keluar, yang akan menurunkan keuntungan dan meningkatkan kerugian.

LiteFinance: Manajemen Risiko dan Trading Forex

Spread 2 poin pada pair mata uang utama EUR/USD.

Jadi, seorang trader sebaiknya:

  • Memasang order stop loss untuk membatasi kerugian sejak awal;
  • Tidak mengambil risiko lebih dari 1% dari modal per transaksi;
  • Lakukan trading pada aset yang likuid. Dalam trading intraday, disarankan untuk melakukan transaksi pada jam likuiditas aset yang tinggi.

Sepuluh cara menjadi trader Forex yang sukses

Untuk sukses, anda harus bertindak secara sistematis sesuai rencana dan mematuhi aturan trading tertentu.

  1. Pelajari semua gaya trading Forex yang tersedia: pipsing, scalping, day trading, swing trading, atau position trading. Pilih gaya trading yang sesuai dengan karakter anda dan cocok dengan jadwal anda.
  2. Abaikan prediksi trader Forex lain: tidak ada yang tahu semua alasan di balik pergerakan pasar pada grafik harga. Namun, saran dari beberapa trader profesional bisa layak untuk dipertimbangkan.
  3. Jangan terlalu fokus pada jumlah tertentu; fokuslah menjadi trader yang baik.
  4. Cobalah menggunakan berbagai pasangan mata uang dan alat analisis teknikal. Fokuslah pada yang memberikan hasil terbaik.
  5. Perhatikan reaksi anda terhadap transaksi yang merugi maupun yang menguntungkan, prediksi yang benar atau salah, serta peluang keuntungan yang terlewat. Tuliskan emosi anda di atas kertas — semua ini akan membantu pikiran anda beradaptasi dan meningkatkan persentase transaksi sistem yang berhasil.
  6. Pelajari dan uji berbagai metode manajemen modal, seperti strategi fixed-fractional atau fixed-ratio.
  7. Bandingkan hasil trading anda saat ini dengan kinerja di masa lalu.
  8. Lakukan trading di platform Forex atau menggunakan tester dengan dana virtual selama mungkin untuk memperoleh pengalaman trading dan belajar lebih cepat.
  9. Jangan mengharapkan hasil instan. Milikilah ekspektasi yang realistis! Seorang spesialis biasanya membutuhkan minimal empat tahun pelatihan untuk memulai karier di bidang apa pun. Begitu juga, untuk menjadi trader sukses dari nol, anda juga membutuhkan waktu.
  10. Ingat dua postulat dalam trading Forex: "Saya bukan yang paling pintar" dan "Sisihkan sedikit untuk orang lain." Postulat pertama berarti bahwa seseorang tidak bisa memprediksi pergerakan pasar. Postulat kedua mengingatkan agar anda tidak selalu berusaha membeli di harga terendah dan menjual di harga tertinggi — biarkan juga orang yang masuk pasar belakangan memperoleh keuntungan!

Risiko Trading Forex

Risiko utama terkait dengan leverage. Pasar Forex memungkinkan anda mengoperasikan hingga 1.000 kali lebih besar daripada deposit anda. Bahkan trader yang sukses pun harus mematuhi aturan manajemen risiko, atau mereka bisa kehilangan seluruh modal hanya karena satu fluktuasi harga kecil.

Namun demikian, risiko slippage tetap selalu ada, yaitu ketika order tereksekusi pada harga yang lebih buruk dari yang diharapkan, meskipun anda bertransaksi secara sistematis dan menerapkan manajemen risiko dengan disiplin. Hal ini terjadi ketika likuiditas menurun sehingga tidak ada pihak lawan transaksi pada harga yang diinginkan. Akibatnya, trader berisiko mengalami kerugian. Slippage sering terjadi saat rilis berita penting, ketika harga bergerak sangat cepat dan tajam ke arah yang berlawanan.

LiteFinance: Risiko Trading Forex

Statistik penjualan ritel AS dan reaksi pasar pada pembukaan sesi perdagangan AS

Risiko ketiga dalam trading forex berkaitan dengan kondisi mental dan emosional trader setelah mengalami serangkaian transaksi yang buruk, yang dikenal sebagai "tilt". Dalam kondisi ini, keputusan yang diambil cenderung bersifat emosional dan sering kali berujung pada trading yang tidak konsisten. Untuk mengatasinya, trader disarankan membatasi jumlah transaksi per hari, per minggu, atau per bulan, serta berhenti trading begitu batas tersebut tercapai.

Risiko lain yang terkait dalam trading forex mencakup itikad baik broker, kestabilan koneksi internet, serta keandalan komputer atau perangkat lain yang digunakan untuk melakukan transaksi di pasar Forex.

Kesimpulan

Banyak trader menghadapi masalah yang sama: mereka terburu-buru melakukan transaksi demi meraih keuntungan dan kesuksesan, sehingga mengabaikan rencana trading, jika pun memilikinya. Alih-alih memperoleh pengalaman trading tanpa risiko melalui Forex tester, mempelajari indikator teknikal, serta menentukan titik masuk dan keluar berdasarkan karakteristik pasangan mata uang, trader justru menjadi terlalu berambisi untuk menghasilkan uang dengan modal awal seminimal mungkin.

Akibatnya, manajemen modal serta analisis risiko yang berkaitan dengan aspek teknis trading, seperti slippage atau requote, menjadi terabaikan. Dampaknya adalah penggunaan volume transaksi yang terlalu besar, kerugian finansial, dan hilangnya motivasi untuk terus melanjutkan trading.

Berbeda dengan anggapan populer bahwa aktivitas trading adalah bisnis yang bersifat istimewa, pada dasarnya trading hanya membutuhkan pembelajaran dan latihan yang sistematis, sama seperti aktivitas lainnya. Trading yang konsisten menghasilkan keuntungan dimulai ketika seorang trader benar-benar menguasai sistem trading yang dikembangkan sesuai dengan karakter, pemahaman pasar, kondisi emosional, tujuan, dan ekspektasinya. Transformasi seperti ini membutuhkan waktu.

Pertanyaan tentang cara menjadi trader Forex yang sukses

Anda perlu membaca banyak buku yang tidak terlalu berguna, mencoba berbagai strategi yang tidak efisien dan tidak ilmiah, serta berkali-kali merasa kecewa dengan kemampuan diri sendiri dalam mengendalikan emosi saat trading, namun tetap terus melangkah maju. Hingga akhirnya anda benar-benar memahami hakikat trading dan tidak lagi tergoda oleh “pengetahuan baru yang katanya unik.”

Forex memang kompleks dari sisi hubungan antar pelaku pasarnya. Karena itu, hampir mustahil untuk mengatakan peristiwa spesifik apa yang menyebabkan suatu pergerakan harga tertentu. Namun, pada dasarnya Forex itu sederhana: harga akan naik jika permintaan lebih besar daripada penawaran, dan harga akan turun jika penawaran lebih besar daripada permintaan.

Jika difikir dengan bijak, itu adalah scalping — perdagangan intraday jangka pendek. Tentu saja, bukan pipsing karena hampir tidak berlaku untuk Forex karena spread.

Ya, bisa. Namun, anda harus mengembangkan strategi trading yang menguntungkan dan menjadi trader yang kompeten. Meski demikian, strategi yang baik tidak akan banyak membantu jika seorang trader tidak mampu mengendalikan emosinya atau tidak memiliki rasa percaya diri.

Statistik semacam itu tidak ada untuk trader sukses karena tingkat pengalaman, deposit, dan gaya trading bervariasi. Hanya scalper yang dapat menunjukkan beberapa statistik harian.

Anda membutuhkan waktu beberapa tahun untuk benar-benar menguasai seni trading. Seorang trader harus cukup cerdas, mandiri, dan mampu bertahan di masa-masa sulit. Jika karakter tersebut ada dalam diri anda, maka anda punya peluang.

Anda harus menyempurnakan strategi trading di akun demo hingga hasil dari sekitar 100–200 transaksi menunjukkan kinerja yang konsisten, minimal impas (sekitar nol) atau sudah positif. Setelah itu, barulah beralih ke akun riil dan lakukan trading dengan volume paling kecil sambil tetap mematuhi aturan manajemen risiko.

Anda membutuhkan bakat dan kecenderungan alami untuk meraih pencapaian maksimal dalam trading. Tumbuh dalam lingkungan yang mendukung juga penting agar mental menjadi kuat. Dengan bekal tersebut, Anda dapat mencurahkan seluruh waktu luang untuk mengembangkan bakat trading yang dimiliki.

Anda harus memperoleh pengetahuan teoritis yang memadai tentang struktur pasar. Selanjutnya, mulailah berlatih dan perhatikan statistik, bukan jumlah keuntungan. Lakukan langkah demi langkah dan ingatlah untuk mengendalikan kondisi mental dan emosional anda.

Latihan adalah kunci kesempurnaan: pilih strategi yang sesuai, ikuti dalam jangka panjang, kumpulkan statistik, dan coba ubah parameternya. Hasilnya, anda akan mengembangkan metode trading anda.

Beberapa trader paling sukses antara lain Rizki Adimata, Ilham Juniar Pratama, Hary Suwanda, dan Sigit Purnomo. Keberhasilan mereka didasarkan pada pengalaman bertahun-tahun, disiplin dalam menerapkan manajemen risiko, diversifikasi portofolio, serta penggunaan strategi trading yang andal.

Bagaimana cara menjadi trader forex yang sukses?

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat