
Pada pukul 00:45 (GMT+2), Selandia Baru akan merilis data penjualan ritel untuk kuartal pertama — sebuah ukuran yang melacak volume semua barang yang dijual oleh pengecer setiap bulan, berdasarkan sampel toko dari berbagai jenis dan ukuran. Ini adalah indikator penting pengeluaran konsumen, yang memiliki dampak signifikan pada produk domestik bruto (GDP). Koreksi diperkirakan terjadi dari 0.9% dan 0.6% dari kuartal ke kuartal, dan indikator dasar kemungkinan akan menurun dari 1.5% menjadi 0.9%, yang diperkirakan akan memberikan tekanan ke bawah pada dolar Selandia Baru.

