Lonjakan harga yang mencetak rekor pada awal tahun menghilangkan salah satu pendorong penting bagi perak, yaitu permintaan terhadap logam fisik. Konsumen mulai mencari alternatif, dan ketergantungan XAG/USD terhadap emas meningkat tajam. Pada saat yang sama, penurunannya terjadi jauh lebih cepat. Mari kita membahas hal ini serta menyusun rencana trading.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- Nilai perak telah turun hingga setengahnya.
- Pasar fisik tidak memberikan dukungan terhadap XAG/USD.
- Perubahan sikap The Fed menjadi lebih ketat telah memberi dampak negatif pada logam mulia.
- Posisi pada XAG/USD dapat dibuka berdasarkan pernyataan Warsh.
Prakiraan Fundamental Bulanan untuk Perak
Sebagian trader cenderung memilih aset dengan volatilitas tinggi. Dalam hal ini, pilihan terhadap perak menjadi sangat jelas. Perak tidak hanya naik lebih cepat dibandingkan emas, tetapi juga merosot tajam ketika semua pihak menjual logam mulia. Dari rekor tertinggi yang dicapai pada Januari, XAU/USD telah melemah sebesar 28%, sedangkan XAG/USD telah anjlok sebesar 52%. Pada saat yang sama, rasio antara kedua aset tersebut telah meningkat ke level tertinggi sejak akhir 2025.
Penggunaan perak yang lebih besar di sektor industri membuatnya lebih sensitif terhadap kenaikan harga. Pasar komoditas bersifat siklus: semakin tinggi harga suatu aset meningkat, semakin besar penyusutan permintaan. Pada akhirnya, harga akan menurun. Konsumen mulai mencari alternatif pengganti perak pada industri utama, termasuk perhiasan dan manufaktur panel surya. Akibatnya, pihak yang memperkirakan naik pada XAG/USD kehilangan dukungan penting dari pasar fisik dan terpaksa mengalihkan perhatian pada kondisi makroekonomi. Bagi sektor logam mulia, kondisi tersebut masih jauh dari harapan.
Harga Emas dan Perak
Sumber: Bloomberg.
Perak pada umumnya mengikuti pergerakan emas, dan tingkat volatilitasnya yang lebih tinggi disebabkan oleh ukuran pasarnya yang lebih kecil. Permintaan spekulatif menjadi pendorong utama kenaikan XAU/USD hingga mencapai rekor tertinggi pada Januari. Investor membeli logam mulia tersebut semata-mata karena harganya terus meningkat. Dalam hal ini, emas menyerupai Bitcoin pada masa kejayaannya. Pada saat yang sama, arus keluar modal dari pasar mata uang kripto mendorong tren kenaikan dan berkontribusi terhadap masuknya dana ke ETF. Begitu gelembung pasar pecah, bahkan kabar positif pun gagal menopang harga XAU/USD.
Sebaliknya, serangkaian laporan negatif mendorong emas turun di bawah level psikologis penting $4,000 di tengah perubahan sikap The Fed ke arah kebijakan yang lebih ketat. Perak juga mengalami penurunan seiring pergerakan tersebut. Fokus Ketua Baru The Fed, Kevin Warsh, terhadap upaya mengembalikan inflasi ke target telah memperkuat dolar AS dan mendorong imbal hasil Treasury ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun.
Emas memperoleh dukungan dari menurunnya peluang kenaikan suku bunga The Fed. Pasar berjangka menurunkan peluang kenaikan suku bunga pada September dari lebih dari 70% menjadi 62% sepanjang pekan. Probabilitas dua kali tindakan pengetatan moneter turun dari 50% menjadi 38%. Namun, perkembangan tersebut hanya menghasilkan stabilisasi jangka pendek pada harga XAU/USD dan XAG/USD. Logam mulia lebih sensitif terhadap kemungkinan The Fed mempertahankan biaya pinjaman tinggi dalam periode yang berkepanjangan.
Rencana Trading Bulanan untuk XAG/USD
Faktor utama yang akan memengaruhi pasar XAG/USD adalah rilis data tenaga kerja AS bulan Juni dan pidato Kevin Warsh di Sintra, Portugal. Data ketenagakerjaan yang kuat serta pernyataan yang lebih ketat dari Ketua Baru The Fed kemungkinan akan mendorong perak menuju $50.5 dan $40, sehingga meningkatkan tekanan jual. Sebaliknya, apabila Ketua The Fed memberikan kejutan melalui pidato yang lebih mendukung pelonggaran kebijakan dan data nonfarm payrolls mengecewakan, logam mulia tersebut akan melonjak menuju $68 dan $75.
Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga XAGUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.





























