Keheningan Donald Trump dan dukungan Scott Bessent menunjukkan bahwa Kevin Warsh sedang mengendalikan situasi di balik layar. Fed tidak memiliki rencana untuk menaikkan suku bunga, bertolak belakang dengan ekspektasi pasar. Kekecewaan ini kemungkinan akan membalikkan harga EUR/USD. Mari kita analisis situasinya dan susun sebuah rencana perdagangan.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin Utama
- EUR/USD sedang turun karena melebarnya diferensial imbal hasil.
- Sikap agresif Fed sedang menahan inflasi.
- Pasar membutuhkan bukti jelas bahwa ekspektasi saat ini salah tempat.
- Posisi beli dapat dipertimbangkan jika pasangan mata uang EUR/USD menembus level 1.1380.
Perkiraan Fundamental Euro untuk Mingguan
Pasar hanya bisa menebak-nebak apa maksud Kevin Warsh. Ia menekankan untuk membawa kembali inflasi ke target, yang diinterpretasikan sebagai pergeseran hawkish dalam sikap Fed. Akibatnya, pasangan mata uang EUR/USD jatuh selama lima dari enam hari terakhir dan menyentuh level terendah tahunan. Pasar derivatif memperhitungkan dua putaran pengetatan moneter pada tahun 2026, dengan putaran pertama diperkirakan terjadi pada bulan September. Hasilnya, selisih imbal hasil antara obligasi AS dan Jerman telah melebar sekitar 20 basis poin sejak pertemuan FOMC terakhir, memberikan pukulan telak bagi euro.
Harga EUR/USD dan Selisih Imbal Hasil Obligasi AS-Jerman
Sumber: TradingView.
J.P. Morgan memproyeksikan EUR/USD akan turun ke level 1.1 dan mencatat bahwa selama empat siklus sebelumnya, pasangan mata uang utama tersebut turun rata-rata sebesar 15% sebelum kenaikan suku bunga federal funds yang pertama. Pasar percaya bahwa jika Fed memang berencana untuk memulai siklus pengetatan moneter, mereka harus melakukannya pada bulan Juli daripada bulan September. Alasan yang mendasarinya adalah bahwa pengetatan kebijakan moneter menjelang pemilihan paruh waktu AS akan memastikan kekalahan Partai Republik yang berkuasa.
Penurunan indeks saham, kenaikan dalam imbal hasil Obligasi Pemerintah dan penguatan dolar AS bukanlah apa yang diharapkan oleh pemerintah AS dari Kevin Warsh. Namun, mengingat persetujuan Scott Bessent atas tindakan-tindakannya dan keheningan Donald Trump—yang sebelumnya selalu mengkritik tajam setiap keputusan Fed hingga ke akar-akarnya—tampaknya ada permainan serius di balik layar yang sedang berlangsung. Pada saat yang sama, penurunan ekspektasi inflasi di AS menunjukkan bahwa sikap ketua Fed yang baru yang lebih agresif membuahkan hasil. Pasar sedang melakukan pekerjaan Fed untuk mereka.
Ekspektasi Inflasi AS
Sumber: Bloomberg.
Faktanya, Fed tidak akan memperketat kebijakan moneter. Pada bulan Juni, 9 anggota FOMC memberikan suara setuju untuk pengetatan, sementara 9 anggota lainnya memilih untuk menjaga suku bunga tetap stabil atau bahkan memotongnya. Suara ketua adalah penentu, dan Kevin Warsh hampir pasti akan memberikan suara menentang pengetatan. Sebaliknya, Fed kemungkinan akan membiarkan kekuatan pasar yang melakukan tugas berat tersebut: dengan memperketat kondisi keuangan, inflasi akan dapat dikendalikan.
Pasar jelas salah menafsirkan keheningan ketua Fed yang baru. Namun, untuk membuktikan hal ini, harus ada tanda-tanda perlambatan pada harga konsumen. Jika data pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Mei datang di bawah perkiraan, itu akan membantu pasangan mata uang EUR/USD menstabilkan diri. Indeks PCE diperkirakan akan mengalami akselerasi dari 3.8% menjadi 4.1% YoY dan dari 0.4% menjadi 0.5% MoM.
Rencana Perdagangan EURUSD untuk Mingguan
Pasar cenderung bereaksi terlebih dahulu dan bertanya belakangan. Kali ini, reaksi tersebut memberikan pukulan telak bagi euro. Bisakah mata uang tunggal tersebut melakukan pemulihan? Syarat pertama telah terpenuhi: EUR/USD berhasil bertahan di atas level support 1.135. Untuk membuka posisi beli, para trader sekarang perlu melihat data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan dan penembusan di atas level 1.1380.
Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.
Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.















































































































































































































































































































































