Ketua The Fed yang baru tampaknya bertekad untuk membiarkan pasar melakukan sebagian dari tugas bank sentral dalam mengembalikan inflasi ke target. Menurut Kevin Warsh, proses ini sudah berlangsung, yang tercermin dari meningkatnya imbal hasil Obligasi Pemerintah AS. Mari kita bahas topik ini dan buat rencana perdagangan untuk EUR/USD.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama 

  • Pasar tidak tahu bagaimana menangani kekuasaan baru yang mereka dapatkan.
  • Jumlah anggota FOMC penentang yang bersikap agresif semakin bertambah. 
  • Peluang kenaikan suku bunga semakin menurun.
  • Pemantulan dari level 1.1470, 1.1550, dan 1.1585 akan memberikan peluang penjualan untuk EUR/USD.

Perkiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar

Kevin Warsh telah menyerahkan kemudi kepada pasar, namun pasar tidak tahu apa yang harus dilakukan dengannya. Menurut Ketua The Fed yang baru, keputusan The Fed untuk meninggalkan panduan maju tidak dimaksudkan untuk mengejutkan pasar. Pasar seharusnya bereaksi terhadap data yang masuk, bukan mencoba memprediksi langkah bank sentral berikutnya. Pergeseran pemikiran ini telah memicu paradoks pertama: jumlah pejabat FOMC yang bersikap agresif semakin meningkat, namun peluang pengetatan moneter lebih lanjut justru menurun. Hal ini sangat menekan nilai dolar AS. Pertanyaannya adalah: untuk berapa lama?

Tren Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS

LiteFinance: Tren Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS

Sumber: Bloomberg.

Kevin Warsh pertama kali memperkenalkan pendekatan "pantau datanya, bukan The Fed-nya” pada bulan Juni. Pada bulan Juli, Ketua The Fed yang baru tersebut menyatakan bahwa pendekatan ini terbukti efektif. Imbal hasil Obligasi Pemerintah AS lebih tinggi dibandingkan 42 hari lalu, sementara ekspektasi inflasi tetap mendekati tingkat yang diinginkan. Apakah ini berarti strategi tersebut berhasil? Apakah pasar sedang melakukan tugas The Fed dengan membantu memperlambat inflasi?

Tidak sepenuhnya. Aksi jual di pasar saham, lonjakan imbal hasil Treasury, dan penurunan dolar AS justru menunjukkan hal sebaliknya—pasar mengkhawatirkan inflasi. Lebih spesifiknya, mereka meragukan kemampuan mereka sendiri untuk menekan inflasi tanpa adanya kebijakan moneter yang lebih ketat. Para investor mengartikan niat Kevin Warsh untuk melimpahkan sebagian tugas The Fed kepada pasar sebagai sinyal bahwa bank sentral akan terus menunda kenaikan suku bunga. Alhasil, probabilitas kenaikan suku bunga pada bulan September merosot dari 75% menjadi 65%, yang menjadi pendorong utama di balik kenaikan EUR/USD.

Target Suku Bunga Acuan Federal

LiteFinance: Target Suku Bunga Acuan Federal  

Sumber: Wall Street Journal.

Masalahnya adalah pendekatan baru Kevin Warsh—yang meminta pihak lain untuk melakukan sebagian dari tugas The Fed—masih kurang dipahami oleh anggota FOMC lainnya. Banyak yang masih belum menentukan sikap, sementara tiga pejabat The Fed secara terbuka mempertanyakan efektivitas pendekatan baru ini. Neel Kashkari, Beth Hammack, dan Lorie Logan memilih untuk menaikkan suku bunga, yang menandai kelompok penentang agresif terbesar sejak September 2016.

Goldman Sachs mencatat bahwa The Fed menjadi semakin agresif seiring berkurangnya kesabaran mereka terhadap inflasi yang tinggi. JPMorgan bahkan melangkah lebih jauh, berargumen bahwa Kevin Warsh sekali lagi gagal menjelaskan secara jelas bagaimana ia berniat memenuhi janjinya untuk membawa inflasi kembali ke target. Menurut bank tersebut, kegagalan Warsh dalam menjelaskan strateginya secara transparan kemungkinan akan membuat anggota FOMC lainnya semakin bertekad untuk bertindak sesuai dengan mandat mereka. Saya cenderung setuju. The Fed bukanlah pertunjukan satu orang.

Rencana Perdagangan Mingguan untuk EUR/USD

Menurut pandangan saya, EUR/USD mengulangi kesalahan yang sama seperti yang dilakukannya pada bulan Juni. Pada saat itu, pasangan mata uang ini menurun setelah pasar mengartikan retorika Kevin Warsh sebagai sinyal agresif. Kekecewaan yang menyusul kemudian memicu kenaikan. Kali ini, pasar mengartikan pernyataan Ketua baru tersebut sebagai sinyal bahwa The Fed berniat untuk tidak melakukan apa-apa. Penafsiran tersebut sama kelirunya. Kesalahan yang berulang ini memberikan peluang untuk menjual euro, baik dari batas atas rentang konsolidasi level 1.1370–1.1470 maupun saat terjadi pemantulan dari level resistensi 1.1540 dan 1.1585.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik serta ekonomi, dan data statistik. Data pasar historis juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Akankah Dolar Melakukan Pekerjaan The Fed? Perkiraan pada 30.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat