Isu geopolitik, reli harga minyak, serta kenaikan imbal hasil Obligasi AS kini dikesampingkan sementara menjelang pertemuan ECB. Pasar sedang mencari sinyal kemungkinan ECB menaikkan suku bunga pada bulan September, yang memberi dorongan bagi pasangan mata uang EUR/USD. Namun, akankah para trader mulai melakukan aksi jual begitu ekspektasi tersebut menjadi kenyataan? Mari kita cermati prospeknya dan menyusun rencana perdagangan.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama 

  • Pasangan mata uang EUR/USD menguat di tengah kondisi pasar yang kurang menguntungkan.
  • Euro terus dibeli berlandaskan rumor atas potensi tindakan ECB.
  • Pernyataan Kevin Warsh menciptakan ketidakpastian di pasar.
  • Posisi jual pada pasangan mata uang EUR/USD dapat dibuka saat terjadi pembalikan turun dari level 1.145 dan 1147.

Perkiraan Fundamental Harian untuk Dolar

Pasar tampaknya mulai mengabaikan isu geopolitik, pernyataan singkat Kevin Warsh, serta pernyataan Donald Trump. Sebaliknya, para investor berfokus pada hal yang paling mereka pahami—kebijakan moneter. Ekspektasi akan nada agresif dari ECB pada pertemuan bulan Juli menyokong pergerakan pasangan EUR/USD di tengah latar belakang situasi yang kurang menguntungkan. Dalam kondisi normal, eskalasi konflik di Timur Tengah, penurunan pasar saham, lonjakan harga minyak, dan kenaikan imbal hasil Obligasi AS akan memperkuat Dolar AS. Namun kali ini, reaksi pasar justru berbeda. 

Serangan kelompok Houthi terhadap pelayaran komersial di Laut Merah telah mendorong harga minyak mentah Brent melampaui $96 per barel. Pasar minyak kini telah berkembang menjadi krisis pasokan yang lebih luas. Selain gangguan di Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb, ekspor minyak Rusia dan Kazakhstan juga berada di bawah tekanan menyusul serangan pesawat nirawak (drone) Ukraina terhadap infrastruktur di Laut Hitam. Ketegangan geopolitik semacam ini biasanya akan mendukung penguatan Dolar AS sebagai aset investasi aman, sementara lonjakan harga minyak cenderung memperkuat daya tariknya sebagai mata uang dari negara eksportir energi bersih.

Harga Brent dan Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga ECB

LiteFinance: Harga Brent dan Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga ECB

Sumber: Nordea Markets.

Namun, Euro memiliki keunggulannya sendiri yang cukup kuat. Semakin tinggi kenaikan harga minyak mentah Brent, semakin besar pula risiko percepatan inflasi di zona euro—dan semakin kuat alasan bagi ECB untuk memperketat kebijakan moneternya. Meskipun pasar tidak mengira akan ada kenaikan suku bunga simpanan pada bulan Juli, probabilitas kenaikan suku bunga satu kali pada bulan September diperkirakan mencapai 90%, dengan peluang terjadinya dua kali pengetatan moneter pada tahun 2026 sebesar 60%. Sebagai pembanding, angka untuk The Fed masing-masing berada di level 77% dan 56%. Kesenjangan dalam ekspektasi kebijakan ini menjadi penopang bagi pergerakan EUR/USD.

Pertemuan ECB kini menjadi fokus utama pasar, dengan hasilnya yang akan keluar dalam beberapa jam mendatang. Jika Christine Lagarde meninggalkan pandangan sebelumnya bahwa risiko inflasi sudah seimbang, para investor kemungkinan besar akan mengartikannya sebagai sinyal bahwa pengetatan moneter susulan makin dekat. Di saat yang sama, ECB memiliki waktu hingga September untuk mengevaluasi perkembangan di Timur Tengah. Jika harga minyak mentah Brent melonjak di atas $100 per barel pada saat itu, Dewan Pengawas dapat berada di bawah tekanan yang kian meningkat untuk menaikkan suku bunga.

Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga The Fed

LiteFinance: Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga The Fed

Sumber: Bloomberg.

Namun, pasar tidak memiliki tingkat keyakinan yang sama terhadap The Fed. Probabilitas kenaikan suku bunga acuan pada bulan Juli diperkirakan sebesar 35%, sementara probabilitas suku bunga tetap bertahan berada di angka 65%. Kesenjangan yang begitu signifikan ini belum pernah terjadi lagi sejak September 2024, ketika The Fed dihadapkan pada pilihan antara menaikkan bunga biaya pinjaman sebesar 25 atau 50 basis poin.

Meski demikian, masih tersisa hampir satu minggu sebelum rapat FOMC berlangsung, sehingga perhatian investor kini tertuju pada rapat Dewan Pengawas. Akankah ECB mampu memenuhi ekspektasi pasar?

Rencana Perdagangan Harian untuk EUR/USD

Kenaikan pasangan mata uang EUR/USD di tengah kondisi yang kurang menguntungkan mencerminkan dinamika klasik " beli saat rumor beredar, jual saat berita keluar”. Kecuali jika situasi geopolitik berubah secara drastis, pergerakan menuju level resistance 1.145–1.147, yang diikuti oleh pembalikan arah ke bawah level-level tersebut, dapat memberikan peluang untuk membuka posisi jual.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Dolar AS Berada di Bawah Tekanan Menjelang Pertemuan ECB. Perkiraan pada 23.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat