Ketua Fed yang baru, Warsh, menginginkan agar pasar melakukan semua tugas berat bagi sang regulator, dan sejauh ini ia berhasil. Penurunan ekspektasi inflasi menunjukkan bahwa para investor sangat siap untuk melakukan hal tersebut demi The Fed. Mari kita analisis situasinya dan susun rencana perdagangan untuk pasangan mata uang EUR/USD.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama

  • The Fed menerapkan pernyataan yang ketat.
  • Ekspektasi inflasi global tengah mengalami penurunan.
  • Pemerintah AS tampak merasa khawatir dengan kondisi yang berkembang.
  • Data pasar tenaga kerja yang kuat mengisyaratkan peluang untuk menjual pasangan mata uang EUR/USD, dan begitu pula sebaliknya.

Perkiraan Fundamental Harian untuk Dolar

Kevin Warsh menepis anggapan bahwa sikap diamnya telah menyebabkan ketidakpastian pasar. Menurut pandangannya, penurunan volatilitas suku bunga, merosotnya imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta ekspektasi inflasi yang lebih rendah merupakan tanda-tanda bahwa strateginya berjalan dengan baik. Di tengah situasi ini, pergerakan pasangan mata uang EUR/USD tidak banyak mengalami perubahan.

Baik kubu agresif maupun melunak merasa puas dengan hasil tersebut. Ini merangkum poin-poin utama dari pidato Kevin Warsh di Sintra, Portugal. Ketua The Fed tersebut mencatat bahwa sejak pertemuan FOMC terakhir, ekspektasi inflasi masa depan dan risiko inflasi telah menurun. Namun, siapa pun yang berpikir bahwa bank sentral akan mentoleransi indeks PCE yang melebihi target sasaran 2% akan merasa kecewa. Di saat yang sama, pimpinan Fed tersebut tidak menutup kemungkinan adanya kenaikan suku bunga paling cepat pada bulan Juli ini.

Bahkan setelah pertemuan FOMC berlalu, pasar meyakini bahwa pernyataan ketat dari Kevin Warsh ditujukan untuk memperketat kondisi keuangan, yang pada akhirnya mengarah pada penurunan ekspektasi inflasi. Ketua Fed yang baru ini menginginkan agar pasar melakukan tugas bank sentral untuk mereka. Pasar seharusnya mengurangi perhatian terhadap The Fed dan lebih fokus pada data. Data statistik menunjukkan bahwa saat ini tidak ada urgensi untuk menaikkan suku bunga.

PMI Manufaktur

LiteFinance: PMI Manufaktur

Sumber: Bloomberg.

Perlambatan pada Indeks Manajer Pembelian (PMI) Manufaktur ISM beserta komponen harganya, yang ditambah dengan data lapangan kerja sektor swasta yang mengecewakan dari ADP, menunjukkan bahwa kondisi ekonomi dan inflasi secara bertahap mulai mendingin. Di tengah situasi seperti ini, memperketat kebijakan moneter akan menjadi sebuah kekeliruan.

Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Kevin Hassett, menyebut langkah pengetatan tersebut sebagai kesalahan makroekonomi. Dalam pandangannya, ekonomi AS saat ini tumbuh berkat lonjakan produktivitas yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI). Kevin Warsh kabarnya memiliki pandangan yang sama sebelum ia ditunjuk sebagai Ketua The Fed, namun kini ia justru menyatakan hal yang sebaliknya.

Pada kenyataannya, di tahap-tahap awal, pengenalan teknologi baru biasanya bersifat inflasioner. Baru setelah beberapa waktu berselang, pertumbuhan PDB dapat terjadi tanpa disertai dengan percepatan harga konsumen secara bersamaan. Kendati demikian, pernyataan Kevin Hassett mengisyaratkan bahwa Donald Trump mulai kehilangan kesabaran. Rencananya untuk memotong suku bunga acuan masih tetap dipertimbangkan.

Meski demikian, Kevin Warsh menekankan bahwa The Fed selama ini independen dan akan tetap independen. Terlebih lagi, putusan Mahkamah Agung dalam kasus Lisa Cook telah membebaskan bank sentral dari keharusan untuk menanggapi tekanan-tekanan politik.

Rencana Perdagangan Harian untuk EUR/USD

Perhatian para investor kini beralih ke laporan pasar tenaga kerja AS untuk bulan Juni. Data statistik yang kuat akan meningkatkan probabilitas pengetatan moneter oleh The Fed dan membuka peluang untuk menjual pasangan mata uang EUR/USD dengan target di level 1.1335 dan 1.1275. Sebaliknya, data yang lemah akan memungkinkan investor untuk membeli euro dengan target di kisaran zona level 1.1455 – 1.1465.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari institusi keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Dolar AS Menguat Seiring Fokus Pasar Beralih ke Laporan Ketenagakerjaan AS. Perkiraan pada 02.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat