Ketika pasar gagal melangkah ke arah yang diharapkan, sering kali ia memilih jalan yang berlawanan. Penguatan XAU/USD setelah data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan ternyata hanya sesaat. Kini, logam mulia kembali berada dalam tekanan penurunan. Mari kita membahas kondisi ini serta menyusun rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Emas bereaksi secara tajam terhadap laporan CPI dan PPI.
  • Logam mulia tetap sensitif terhadap prospek suku bunga The Fed.
  • Bank sentral berpotensi menjual cadangan emas.
  • Pergerakan di atas 4,065 akan memberikan peluang untuk melakukan posisi beli.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Emas

Apa yang naik dengan cepat juga bisa turun dengan cepat. Harga emas telah merosot 26% dari rekor tertinggi yang dicapai pada bulan Januari, menjadikan kuartal kedua sebagai periode terburuk sejak 2013. Morgan Stanley menyebutkan bahwa sejak 1960, logam mulia ini hanya empat kali sebelumnya mengalami penurunan nilai hingga seperempat atau lebih. Kini, penurunan tersebut menjadi yang kelima, sehingga XAU/USD berisiko melanjutkan tekanan penurunan. TD Securities menilai pelaku pasar spekulatif masih enggan membuka posisi jual, namun jika harga turun di bawah $3,790 per ons, aksi jual berpotensi meningkat. 

Dolar AS yang masih kuat serta imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tetap tinggi terus menjadi faktor yang kurang menguntungkan bagi harga emas. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya perkiraan bahwa The Fed akan menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas. Tekanan tambahan juga muncul dari kekhawatiran bahwa penguatan harga Brent dapat mendorong bank sentral di negara-negara pengimpor minyak menjual cadangan emas untuk mendukung mata uang mereka. 

Performa Emas dan Dolar AS

LiteFinance: Performa Emas dan Dolar AS

Sumber: Bloomberg

Di tengah situasi tersebut, laporan harga konsumen dan harga produsen Amerika Serikat sempat memberikan dorongan bagi harga emas. Inflasi yang lebih rendah dari perkiraan membuat peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juli turun menjadi 10%, setelah sebelumnya sempat mendekati 50%. Karena itu, harga emas merespons positif rilis CPI dan PPI bulan Juni. Namun, bagi pihak yang memperkirakan harga naik, dorongan tersebut belum cukup untuk mengangkat XAU/USD menjauh dari level psikologis 4,000.

Reaksi Emas terhadap Data Inflasi AS

LiteFinance: Reaksi Emas terhadap Data Inflasi AS

Sumber: Bloomberg

Jika pasar tidak bergerak sesuai harapan investor, maka pasar lebih berpeluang bergerak ke arah sebaliknya. Belum diketahui apakah perlambatan pertumbuhan harga konsumen pada Juni menandai berakhirnya kenaikan inflasi atau apakah inflasi akan kembali ke level tertinggi seperti pada Mei. Namun, selama inflasi belum mendekati target 2% Federal Reserve, bank sentral kemungkinan akan memulai siklus pengetatan kebijakan moneter. Kondisi ini menjadi sentimen negatif bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil, seperti emas. 

Penurunan XAU/USD bisa semakin dalam jika aksi jual saham teknologi Amerika Serikat terus meningkat karena kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih agresif. Saat pasar berada di bawah tekanan, investor sering menjual emas untuk mendapatkan likuiditas guna memenuhi margin call pada posisi saham mereka. Karena itu, penurunan indeks S&P 500 sering terjadi bersamaan dengan pelemahan tajam XAU/USD.

Harga emas kemungkinan hanya akan mendapat dukungan jika konflik di Timur Tengah segera selesai atau harga Brent turun, meski konflik masih berlangsung. Dalam kondisi tersebut, pasar dapat kembali menilai bahwa lonjakan inflasi hanya bersifat sementara, sehingga perkiraan penurunan suku bunga Federal Reserve pada akhir tahun ini kembali muncul.

Rencana Trading Mingguan untuk XAU/USD

Saat ini, skenario tersebut tampaknya masih sulit terjadi. Jika harga turun di bawah $3,950 per ons, tren penurunan dapat semakin cepat dan membuka peluang jual. Posisi beli sebaiknya dipertimbangkan kembali hanya jika XAU/USD berhasil naik di atas 4,065.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

 

Grafik harga XAUUSD dalam mode real time

Emas Belum Memiliki Katalis yang Mendorong Penguatan. Perkiraan untuk 17.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat