Meski terdengar paradoks, intervensi bersama AS dan Jepang telah membuat USD/JPY kembali bergerak berdasarkan faktor fundamental. Kini, pergerakan pasangan tersebut lebih sedikit dipengaruhi posisi spekulatif dan lebih banyak ditentukan oleh kebijakan moneter The Fed dan BoJ. Mari kita melihat situasinya serta menyusun rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Utama

  • Pasar nyaris memastikan BoJ akan menaikkan suku bunga pada September.
  • Sentimen pasar telah berubah sejak intervensi mata uang.
  • Para spekulan belum terburu-buru kembali mengambil posisi jual pada yen.
  • Posisi jual dapat dipertimbangkan selama USD/JPY diperdagangkan di bawah 159.5.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Yen

Menjelang tiga agenda utama pekan ini—rilis data PCE AS, laporan kinerja NVIDIA, dan pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole—pasar mengambil jeda, sementara yen mulai stabil. Pergerakan USD/JPY akan dipengaruhi bukan hanya oleh pidato Kevin Warsh, tetapi juga oleh pernyataan Kazuo Ueda. Pelaku pasar akan mencermati apakah ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ pada September sudah terlalu agresif.

Pasar dan bank sentral terus memainkan permainan yang sama. Investor berusaha membaca langkah para pembuat kebijakan. Ketika perkiraan tersebut meleset, penyesuaian harga dapat memicu pergerakan signifikan di pasar keuangan. Usai pertemuan Dewan Kebijakan BoJ pada Juli, peluang kenaikan suku bunga pada September melonjak dari 23% menjadi 82%. Kenaikan tersebut didorong oleh pernyataan para pembuat kebijakan yang lebih mendukung pengetatan kebijakan serta inflasi Jepang yang semakin cepat. Pertumbuhan tahunan harga konsumen di luar makanan segar meningkat dari 1.6% menjadi 1.8% pada Juli, menjadi laju pertumbuhan tercepat sejak Januari.

Tingkat Inflasi Jepang

LiteFinance: Tingkat Inflasi Jepang

Sumber: Bloomberg.

Sebelum Washington dan Tokyo melakukan intervensi mata uang secara terkoordinasi, kenaikan USDJPY ke level tertinggi dalam 40 tahun ditopang oleh tiga faktor utama: respons kebijakan Bank of Japan yang lambat, sikap The Fed yang tetap ketat, dan kenaikan harga energi yang menekan ekonomi Jepang. Namun, memasuki akhir Agustus, sentimen pasar mulai berubah.

Ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan The Fed telah mereda, dengan kenaikan suku bunga pada September kini tidak lagi diantisipasi. Sebaliknya, peluang BoJ menaikkan suku bunga dari 1% menjadi 1.25% pada awal musim gugur telah menembus 80%. Harga minyak juga bergejolak tajam, seiring konflik di Timur Tengah terus bergerak antara eskalasi dan penurunan ketegangan. Kondisi tersebut mengindikasikan USD/JPY sulit kembali ke 164. Dolar AS tidak lagi sekuat sebelumnya, sementara yen tidak lagi selemah sebelumnya.

Spekulan tampaknya mulai menyadari perubahan tersebut dan perlahan mengurangi posisi jual pada yen. Sekilas, langkah ini dapat dianggap sebagai dampak langsung intervensi mata uang. Namun, intervensi Washington dan Tokyo sebenarnya hanya menjadi pemicu awal. Pada kejadian sebelumnya, pelaku pasar yang memperkirakan kenaikan USD/JPY kembali masuk ke pasar dalam beberapa minggu. Kali ini, pola tersebut belum terlihat.

Kurs USD/JPY dan Posisi Spekulatif terhadap Yen Jepang

LiteFinance: Kurs USD/JPY dan Posisi Spekulatif terhadap Yen Jepang

Sumber: Bloomberg.

Dengan demikian, meski terdengar paradoks, intervensi mata uang terkoordinasi justru telah membuat yen kembali bergerak sesuai faktor fundamental. Pergerakan harga USD/JPY kini tidak lagi terlalu ditentukan oleh upaya spekulan menguji ketegasan otoritas, melainkan lebih dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed dan BoJ.

Rencana Trading Mingguan untuk USDJPY

Sudah waktunya mengakui bahwa intervensi lain di pasar Forex sangat kecil kemungkinannya terjadi. Selama USD/JPY masih berada di bawah 159.5, fokus sebaiknya tetap pada posisi jual. Jika harga menembus 159.5, pertimbangkan posisi beli.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga USDJPY dalam mode real time

Yen Kembali Bergerak Berdasarkan Faktor Fundamental. Perkiraan untuk 26.08.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat