Jika The Fed memilih untuk bungkam alih-alih memberikan panduan kepada pasar, investor terpaksa harus menebak dan mencari jalannya sendiri untuk kembali ke target inflasi 2%. Hal tersebut melemahkan tingkat kepercayaan dan memberikan tekanan pada Dolar AS. Mari kita cermati situasinya dan menyusun rencana perdagangan untuk pasangan mata uang EUR/USD.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin Utama 

  • Perekonomian Zona Euro mengungguli perekonomian AS.
  • Peluang kenaikan suku bunga ECB berikutnya semakin meningkat.
  • Sikap bungkam The Fed membebani pergerakan Dolar AS.
  • Jika pasangan mata uang EUR/USD berhasil menembus ke atas level 1.154 dengan  pertimbangkan untuk menambah posisi beli.

Perkiraan Fundamental Mingguan Dolar AS

Pasar meragukan komitmen Kevin Warsh untuk mengembalikan inflasi ke target 2% The Fed seperti yang diklaimnya. Sementara itu, perekonomian Zona Euro telah melampaui perekonomian AS untuk pertama kalinya sejak akhir tahun 2025. Apakah hal tersebut cukup untuk memicu kenaikan EUR/USD berikutnya? Pasangan mata uang ini melonjak ke level tertinggi dalam lima minggu seiring turunnya imbal hasil Obligasi Pemerintah AS dan terus memudarnya ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed lebih lanjut.

Kinerja Ekonomi Eropa

LiteFinance: Kinerja Ekonomi Eropa

Sumber: Bloomberg.

Ekonomi yang kuat mendukung mata uang yang kuat. PDB Zona Euro tumbuh dua kali lebih cepat dari yang diperkirakan pada kuartal kedua, naik 0.4% QoQ (Quarter-on-Quarter). Pertumbuhan tahunan meningkat menjadi 1.8%, dibandingkan dengan 1.6% di AS. Zona Euro juga terbukti lebih tangguh terhadap konflik Timur Tengah serta gangguan pasokan energi yang ditimbulkannya. Sementara itu, tingginya impor membebani PDB AS, mengingat banyak komponen yang dibutuhkan untuk teknologi AI didatangkan dari luar negeri.

Pertumbuhan PDB AS

LiteFinance: Pertumbuhan PDB AS

Sumber: Wall Street Journal.

Data PDB dan PMI Zona Euro yang mengesankan telah memperkuat ekspektasi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga pada bulan September dan dapat melakukan dua kali kenaikan lagi sebelum akhir tahun 2026. Ekspektasi tersebut memperkuat pasangan mata uang EUR/USD, terlebih lagi ketika kenaikan suku bunga The Fed berikutnya tampak semakin kecil kemungkinannya.

Kevin Warsh ingin agar pasar berfokus pada fundamental ekonomi alih-alih terus menerka-nerka langkah Federal Reserve. Masalahnya adalah The Fed bukan sekadar wasit, melainkan juga pemain kunci. Jika The Fed gagal memberikan panduan yang jelas, pasar akan dibiarkan menarik kesimpulannya sendiri. Lantas, bagaimana FOMC akan menginterpretasikan sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh ketidakpastian tersebut? Mungkinkah hal itu pada akhirnya memicu kesalahan kebijakan yang bahkan lebih besar?

Pasar memperhitungkan apa yang mereka perkirakan akan dilakukan oleh The Fed, bukan apa yang menurut mereka seharusnya dilakukan. Ketika investor memahami niat bank sentral, mereka secara efektif membantu mentransmisikan kebijakan moneter. Ekonomi yang lebih kuat akan mendorong imbal hasil Obligasi Pemerintah AS naik, yang pada gilirannya mendinginkan aktivitas ekonomi dan mempermudah The Fed membawa inflasi kembali ke targetnya. Namun, jika FOMC tetap bungkam, pasar akan terpaksa menebak langkah selanjutnya. Hal tersebut dapat menciptakan ketidakpastian dan mendistorsi sinyal-sinyal yang justru menjadi sandaran para pembuat kebijakan.

Jika Kevin Warsh berharap pasar dapat membantu menjalankan sebagian tugas The Fed, maka tanggung jawab atas hasilnya juga akan jatuh ke tangan investor. Hal ini tampaknya sulit untuk mendapatkan dukungan luas di internal FOMC. Kenaikan EUR/USD saat ini mencerminkan kekecewaan terhadap Ketua The Fed secara personal, bukan terhadap lembaga Federal Reserve itu sendiri. Jika penilaian tersebut benar, potensi kenaikan pasangan mata uang ini kemungkinan akan terbatas.

Rencana Perdagangan Mingguan untuk EUR/USD

Posisi beli yang dibuka pada batas bawah rentang konsolidasi level 1.137–1.147 terbukti sebagai keputusan yang tepat. Trajektori pasangan mata uang EUR/USD ke depan akan sangat bergantung pada bagaimana harga menguji level-level resistance di $1.154 dan $1.1585. Penembusan akan menjadi landasan untuk membuka posisi beli baru sedangkan penurunan harga akan menjadi alasan untuk mengambil keuntungan dan beralih ke posisi jual.


Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data historis pasar juga turut dipertimbangkan.

Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Bungkamnya The Fed Membebani Dolar AS. Perkiraan Pada 31.07.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat