Pasar berspekulasi tentang bagaimana pernyataan FOMC akan berubah dan berapa banyak anggota yang akan memilih kenaikan suku bunga dalam proyeksi terbaru. Namun, faktor geopolitik dan pelonggaran moneter jauh lebih penting bagi pasangan mata uang EUR/USD. Mari kita bahas topik ini dan menyusun rencana perdagangan.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin Utama
- Dolar AS melemah akibat faktor geopolitik.
- Dunia menghadapi ancaman stagflasi transatlantik.
- The Fed akan merevisi proyeksi suku bunganya.
- Posisi beli pada pasangan EUR/USD dapat dibuka di atas 1.162.
Perkiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar
Investor kurang memikirkan risiko jangka panjang dibandingkan peluang untuk menghasilkan keuntungan saat ini. Meskipun Amerika Serikat mungkin telah membuka “kotak Pandora” geopolitik dengan menunjukkan kekuatan militernya terhadap Iran, kini tampaknya posisi negosiasinya terkait program nuklir Iran justru lebih lemah dibandingkan sebelum konflik. Namun, untuk saat ini, pasar lebih fokus pada prospek pembukaan kembali Selat Hormuz. Kekhawatiran tentang potensi resesi transatlantik masih berada di latar belakang. Sebaliknya, pasangan EUR/USD terutama didorong oleh perbedaan ekspektasi kebijakan moneter antara ECB dan Federal Reserve.
Donald Trump telah menghilangkan semua keraguan. Ia menyebut kesepakatan dengan Iran sebagai sesuatu yang sudah pasti. Hal ini cukup untuk membuat indeks saham melanjutkan reli, Brent turun di bawah $80 per barel, dan dolar AS melemah. Pasar telah beralih dari strategi “membeli pada saat harga turun” menjadi “menjual saat harga naik”.
Namun, Iran memasuki negosiasi mengenai program nuklirnya dari posisi yang jauh lebih kuat dibandingkan sebelum konflik bersenjata di Timur Tengah. Iran telah melewati fase terburuk—menghadapi langsung kekuatan militer Amerika yang sebelumnya menjadi ancaman utama. Dalam dua bulan, kedua pihak kemungkinan akan kembali berada dalam kebuntuan, dan masa depan Selat Hormuz akan berada dalam ketidakpastian. Namun, siapa yang peduli dengan apa yang akan terjadi besok? Yang penting adalah hari ini!
Ekspektasi Pasar terhadap Suku Bunga Dana Federal
Sumber: Bloomberg.
Dalam waktu dekat, segala sesuatu dapat berubah drastis. Sebagai contoh, pada tahun 2026, pasar didorong oleh ekspektasi bahwa siklus pelonggaran moneter The Fed akan berlanjut setelah tiga kali penurunan suku bunga pada tahun 2025. Pasar tenaga kerja AS menunjukkan tanda-tanda peringatan, dan dampak tarif terhadap inflasi secara bertahap mereda. Enam bulan kemudian, situasinya berubah secara fundamental. Lapangan kerja tumbuh dengan kecepatan tercepat dalam tiga tahun, dan konflik di Timur Tengah mendorong harga konsumen naik hingga 4.2%. Pasar derivatif kini memperkirakan pengetatan, bukan pelonggaran, kebijakan moneter.
Faktanya, penunjukan Kevin Warsh dapat berarti bahwa The Fed akan menjadi lebih toleran terhadap tingginya angka CPI dan PCE. Bank sentral bahkan mungkin menurunkan suku bunga untuk mengakomodasi agenda pemerintahan AS, yang dapat memicu inflasi yang tidak terkendali. Sebaliknya, Eropa dapat terjerumus ke dalam resesi akibat rencana ECB dan Bank of England untuk menaikkan suku bunga di tengah kondisi ekonomi yang melemah. Akibatnya, muncul risiko stagflasi transatlantik.
Probabilitas Resesi di AS dan Inggris
Sumber: Bloomberg.
Namun demikian, pasar jauh lebih tertarik pada hasil pertemuan FOMC. Apakah redaksinya akan berubah untuk mengindikasikan bahwa langkah berikutnya adalah pelonggaran kebijakan moneter? Berapa banyak anggota Komite yang akan mendukung kenaikan suku bunga dana federal pada tahun 2026?
Rencana Perdagangan Mingguan untuk EUR/USD
Kejutan agresif dari Kevin Warsh dapat mendorong harga EUR/USD bergerak turun. Namun, dengan risiko geopolitik yang mulai mereda dan prospek pelonggaran moneter dalam waktu dekat, setiap penurunan dapat menjadi peluang untuk membeli. Selain itu, posisi beli juga dapat dibuka jika terjadi penembusan di atas level resistance 1.162.
Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga turut dipertimbangkan.
Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.









































































































































































































































































































































