Penurunan konflik sedang berlangsung di Timur Tengah, namun pasar belum memperhitungkan penghentian total dari konflik tersebut. Dikombinasikan dengan ketidakpastian yang meningkat terkait keputusan suku bunga The Fed mendatang, hal ini memberikan dukungan bagi dolar AS. Mari kita bahas topik ini dan buat rencana perdagangan untuk EUR/USD.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin Utama
- Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Juli semakin meningkat.
- Investor tidak terburu-buru untuk kembali ke perdagangan TACO.
- Pasar membeli dolar AS berdasarkan spekulasi.
- Penembusan di bawah level 1.137 akan menjadi sinyal untuk menjual EUR/USD.
Perkiraan Fundamental Mingguan untuk Dolar
Ketakutan melihat bahaya di mana-mana. Pasar sangat khawatir dengan risiko kenaikan suku bunga The Fed yang tidak terduga, sehingga mengabaikan penuruna konflik di Timur Tengah. Negosiasi antara Iran dan Oman mengenai transit melalui Selat Hormuz, peningkatan lalu lintas pelayaran di Laut Merah, serta pernyataan Donald Trump tentang pembicaraan yang produktif dengan Teheran seharusnya mendorong penurunan nilai dolar AS. Namun, menjelang pertemuan FOMC, ketidakpastian tetap sangat tinggi sehingga EUR/USD telah kembali ke batas bawah rentang perdagangannya di level 1.137–1.147.
Probabilitas pengetatan kebijakan moneter The Fed setelah pertemuan 28–29 Juli telah meningkat menjadi 38%. HSBC percaya bahwa jika The Fed mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga, dolar AS akan mendapatkan katalis penguatan baru. MUFG juga berpendapat bahwa pengetatan moneter pada pertemuan FOMC mendatang tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan. Menurut bank tersebut, Kevin Warsh telah menegaskan bahwa inflasi harus kembali ke target 2% The Fed, yang akan membutuhkan tindakan tegas.
Ekspektasi Pasar untuk Perubahan Suku Bunga The Fed
Sumber: Bloomberg.
Sebaliknya, Citi tetap meyakini bahwa The Fed akan mempertahankan bunga biaya pinjaman tidak berubah. Ketua The Fed yang baru telah menekankan pendekatan yang bergantung pada data dan angka ketenagakerjaan serta inflasi terbaru menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan sebaiknya menunggu lebih banyak bukti sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Pada saat yang sama, pasar tetap ragu bahwa gencatan senjata di Timur Tengah akan bertahan lama. Terlepas dari pernyataan Donald Trump mengenai pembicaraan yang produktif dengan Iran, Teheran terus menggunakan drone untuk menyerang negara-negara Teluk. Tampaknya sudah waktunya untuk kembali ke perdagangan TACO, tetapi gencatan senjata tersebut sangat rapuh sehingga para investor lebih memilih untuk mengambil sikap menunggu.
Waktu berpihak pada Teheran. Menurut laporan Bloomberg, Iran lebih memilih untuk memperpanjang konflik hingga pemilihan umum sela AS pada bulan November, dengan ekspektasi bahwa Donald Trump akan menjadi lebih bersedia untuk berkompromi setelahnya. Skenario ini tampak masuk akal, mengingat dukungan untuk presiden maupun partainya terus menurun. Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, hanya satu dari tiga warga Amerika yang mendukung aksi militer di Timur Tengah. Hal ini meningkatkan risiko kekalahan bagi Partai Republik.
Peringkat Persetujuan Partai Politik AS
Sumber: Reuters.
Amerika Serikat telah terlibat sangat jauh dalam konflik dengan Iran dan memiliki sedikit pilihan yang menguntungkan. Pada saat yang sama, strategi Teheran untuk memperpanjang konfrontasi dan secara berkala meningkatkan ketegangan kemungkinan akan menjaga harga minyak mentah Brent tetap tinggi, memicu inflasi AS, dan pada akhirnya memaksa The Fed untuk menaikkan suku bunga.
Rencana Perdagangan Mingguan untuk EUR/USD
Kenaikan dolar AS menjelang pertemuan FOMC serupa dengan kenaikan euro sebelum pertemuan ECB. Keduanya merupakan contoh dari perdagangan " beli saat rumor”. Agar EUR/USD melanjutkan penurunannya, The Fed perlu mengetatkan kebijakan moneter. Jika tidak, risiko aksi jual dolar AS saat berita dirilis akan meningkat.
Level 1.137 adalah garis kunci yang perlu dipantau. Pantulan dari level ini akan memberikan peluang untuk membuka posisi beli pada EUR/USD, sedangkan penembusan di bawahnya akan mendukung untuk kembali ke posisi jual.
Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor-faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik serta ekonomi, dan data statistik. Data pasar historis juga turut dipertimbangkan.
Grafik harga EURUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.











