Kepercayaan mudah hilang, tetapi sulit untuk diperoleh kembali. Pound berhasil memulihkan kepercayaan tersebut meskipun menghadapi konflik di Timur Tengah dan gejolak politik terbaru. Mari kita bahas kondisi ini serta menyusun rencana trading untuk GBP/USD.
Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:
Poin-Poin Penting
- Pound kini menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di pasar Forex.
- Faktor politik dan geopolitik tidak melemahkan pound.
- Investor memiliki kepercayaan terhadap Bank of England.
- Posisi beli pada GBP/USD dapat dipertimbangkan dengan target 1.355 dan 1.364.
Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Pound Sterling
Pound telah mengalami perubahan besar, dari yang pernah dijuluki "Great British Peso" hingga menjadi salah satu mata uang aset yang aman setelah Brexit dan berbagai gejolak politik. Pada 2026, pound akhirnya kembali memperoleh kepercayaan investor. Pada kuartal kedua, pound mencatat kinerja terbaik kedua di antara mata uang G10 setelah dolar Australia, serta berada di peringkat keempat sejak awal tahun. Menariknya, hasil yang sangat baik ini dicapai meskipun kembali menghadapi gejolak politik!
Setelah Brexit dan jatuh ke level terendah sepanjang sejarah setelah peristiwa yang melibatkan Liz Truss pada 2022, pound menjadi mata uang yang dianggap berisiko tinggi. Pound dibandingkan dengan mata uang negara berkembang dan bahkan dijuluki "Great British Peso." Secara bertahap, pound mulai dimanfaatkan dalam strategi carry trade sebagai aset dengan imbal hasil tinggi, yang hingga saat ini terus mendukung GBP/USD.
Indikator Risk Reversal GBP/USD
Sumber: Bloomberg.
Konflik di Timur Tengah—yang berdampak buruk bagi perekonomian Inggris—serta kembali terjadinya pergantian perdana menteri seharusnya memberikan tekanan besar terhadap pound. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Di tengah gejolak politik, pound mampu mempertahankan stabilitasnya. Pelaku pasar yang memperkirakan harga naik pada GBP/USD mendapat dorongan setelah calon kepala pemerintahan yang baru, Andy Burnham, menyatakan tidak akan melakukan perubahan besar dan tetap mempertahankan aturan fiskal yang ada. Kembalinya stabilitas membuat pound menjadi mata uang yang lebih dipercaya serta meningkatkan peluang pembalikan ke arah naik.
Melambatnya inflasi di Inggris meningkatkan keyakinan investor bahwa Bank of England dapat mengatasi inflasi lebih cepat dan lebih efektif dibandingkan The Fed maupun ECB. Hal ini menyebabkan kurva imbal hasil Inggris meningkat lebih cepat dibandingkan Amerika Serikat dan Jerman, sehingga mendukung harga GBP/USD.
Kurva Imbal Hasil di Inggris, Inggris Raya, dan Jerman
Sumber: Bloomberg.
Tingginya minat investor internasional terhadap perusahaan-perusahaan Inggris semakin memperkuat prospek GBP/USD. Walaupun merger dan akuisisi tidak mempengaruhi nilai tukar secara langsung, arus masuk modal membantu Inggris membiayai defisit transaksi berjalan. Hal ini memberikan dukungan positif terhadap pound.
Stabilnya kondisi politik, kepercayaan investor terhadap kemampuan Bank of England untuk mengendalikan inflasi, tingginya minat investor asing terhadap perusahaan-perusahaan Inggris, serta penggunaan pound dalam strategi carry trade telah memberikan keuntungan bagi pelaku pasar yang memperkirakan harga naik. Hal ini terjadi di tengah keraguan terhadap kebijakan pengetatan moneter yang agresif dari The Fed dan kembali meningkatnya aktivitas trading TACO. Apabila konflik di Timur Tengah tidak memburuk, pound berpeluang melanjutkan penguatannya.
Rencana Trading Mingguan untuk GBP/USD
Data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih lemah memberikan peluang untuk menambah posisi buy pada GBP/USD yang telah terbentuk di 1.3200. Target kenaikan awal adalah 1.3550 dan 1.3640. Rekomendasinya adalah buy.
Perkiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.
Grafik harga GBPUSD dalam mode real time

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.
























































