Jepang bersiap melakukan intervensi lanjutan di pasar Forex. Namun, rumor terkait penyelesaian damai konflik AS-Iran menyebabkan USD/JPY melemah tanpa adanya intervensi mata uang. Kondisi ini menunjukkan bahwa intervensi kemungkinan tidak diperlukan. Mari kita analisis situasinya serta membuat rencana trading.

Artikel tersebut mencakup topik-topik berikut:


Poin-Poin Penting

  • Jepang memilih untuk tidak melanjutkan intervensi lebih lanjut.
  • Meredanya risiko geopolitik memberikan dukungan terhadap yen.
  • Rumor pemangkasan suku bunga The Fed sedang menekan dolar.
  • Posisi jual dapat dibuka jika USD/JPY turun di bawah 159.

Prakiraan Fundamental Mingguan untuk Yen

Tidak terjadi intervensi, dan langkah tersebut memang tidak diperlukan. Menjelang musim liburan, rumor berkembang di pasar Forex—mulai dari New York hingga London—bahwa Jepang berpotensi memanfaatkan rendahnya likuiditas untuk kembali melakukan intervensi mata uang. Pada akhir April dan awal Mei, Jepang telah mengalokasikan sekitar ¥10 trillion untuk tindakan serupa. Namun pada kesempatan kali ini, penggunaan cadangan devisa tidak diperlukan. USD/JPY membuka perdagangan pekan ini dengan gap turun.

Harga USD/JPY dan Intervensi Pasar Forex Jepang

LiteFinance: Harga USD/JPY dan Intervensi Pasar Forex Jepang

Sumber: Bloomberg.

Sebelum Donald Trump menyatakan bahwa perjanjian dengan Iran telah memasuki tahap akhir negosiasi, faktor fundamental cenderung tidak mendukung penguatan yen. Tingginya harga energi akibat konflik di Timur Tengah memberikan tekanan terhadap ekonomi Jepang, sedangkan AS memperoleh keuntungan dari rekor ekspor minyak dan gas alam.

Potensi peningkatan inflasi di AS mendorong pasar berjangka untuk memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga dana federal. Di sisi lain, Bank of Japan memiliki alasan untuk memperlambat siklus pengetatan moneternya setelah pertumbuhan harga konsumen melambat menjadi 1.4% pada April, level terendah dalam empat tahun terakhir.

CPI Jepang

LiteFinance: CPI Jepang

Sumber: Bloomberg.

Sebagai hasilnya, perbedaan suku bunga antar bank sentral serta lebar spread imbal hasil obligasi AS dan Jepang memberikan dukungan terhadap harga USD/JPY. Ditambah lagi, niat Tokyo untuk mengesahkan anggaran tambahan sekitar ¥3 triliun guna melindungi ekonomi dari dampak negatif konflik di Timur Tengah semakin memperkuat tekanan terhadap yen.

Pada praktiknya, ketidakseimbangan antara pengetatan moneter bertahap oleh Bank of Japan dan stimulus fiskal pemerintah berkontribusi terhadap aksi jual obligasi dan memberikan tekanan pada mata uang Jepang.

Penyelesaian damai konflik di Timur Tengah berpotensi mengubah seluruh dinamika pasar. Narasi pasar kemungkinan akan bergeser, dengan investor memandang inflasi tinggi sebagai faktor sementara yang akan mereda setelah mencapai puncak, sehingga ekspektasi kenaikan suku bunga dana federal mulai ditinggalkan. Di masa mendatang, peluang pemangkasan suku bunga dapat meningkat tajam dan menekan dolar AS. Dengan kondisi tersebut, Tokyo tidak perlu melakukan intervensi di pasar Forex untuk meredam penguatan USD/JPY.

Meskipun demikian, pelaku pasar perlu mempertimbangkan dua kemungkinan skenario. Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa konflik di Timur Tengah mendekati akhir. Namun, saat proses finalisasi kesepakatan antara AS dan Iran berlangsung, seluruh proses justru mengalami kegagalan.

Rencana Trading Mingguan untuk USDJPY

Apabila pola historis kembali terulang, USD/JPY berpotensi bergerak di atas 160. Bank of Japan menilai level 159 sebagai area penting. Jika para pelaku beli tidak mampu mendorong harga kembali melampaui level tersebut, maka aksi ambil untung pada posisi beli yang dibuka di sekitar 156.5 kemungkinan akan muncul. Situasi ini dapat memicu pergeseran menuju penjualan dolar AS terhadap yen. Jika skenario tersebut tidak terealisasi, maka arah pasar sebaiknya tetap mengarah pada posisi beli.


Prakiraan ini didasarkan pada analisis faktor fundamental, termasuk pernyataan resmi dari lembaga keuangan dan regulator, berbagai perkembangan geopolitik dan ekonomi, serta data statistik. Data pasar historis juga dipertimbangkan.

Grafik harga USDJPY dalam mode real time

BoJ Berpotensi Tidak Melakukan Intervensi di Pasar Forex Saat Kesepakatan AS-Iran Kian Dekat. Perkiraan untuk 25.05.2026

Konten artikel ini mencerminkan pendapat penulis dan tidak mencerminkan posisi resmi broker LiteFinance. Materi yang dipublikasikan di halaman ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai penyediaan saran investasi untuk tujuan Arahan 2014/65/UE.
Menurut undang-undang hak cipta, artikel ini dianggap sebagai kekayaan intelektual, yang mencakup larangan menyalin dan mendistribusikannya tanpa izin.

Nilai artikel ini:
{{value}} ( {{count}} {{title}} )
Mulai trading
Ikuti kami di jejaring sosial!
Live chat
Meninggalkan umpan balik
Live Chat